Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Jelang SEA Games 2011: Stadion GBK Belum Siap


Proses renovasi stadion sepakbola hingga saat ini masih berjalan.

Desy Afrianti, Dwifantya Aquina
Stadion Utama Gelora Bung Karno (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Sebanyak 18 dari 20 venue yang akan digunakan dalam pesta olahraga SEA Games XXVI di Jakarta 11-22 November mendatang telah selesai dibangun. Namun dua gelanggang lagi, yaitu venue balap sepeda dan sepakbola di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) hingga saat ini masih berjalan proses renovasinya.

"Untuk venue balap sepeda di velodrome, tanggal 17 September selesai. Lintasannya sudah diperhalus tinggal garis lintasannya yang dicat," kata Kepala Dinas Olah Raga dan Pemuda DKI Jakarta, Ratiyono di Balaikota, Jakarta, Selasa, 13 September 2011.

Salah satu yang sudah dilakukan untuk tes event adalah venue Kempo di Ciracas. Ratiyono menjelaskan beberapa peserta dari negara tetangga seperti Brunei Darussalam, Vietnam, Laos dan Malaysia yang ikut melakukan tes event menyatakan bahwa venue tersebut terbilang baik.

Kemudian, lokasi lainnya yang juga sudah dinyatakan teruji dengan baik yaitu renang dan marathon di Pulau Putri di Ancol. "Sebanyak 18 venue yang sudah selesai 100 persen ini akan dijaga terus perawatannya," ungkap dia.

Sementara itu, untuk venue yang berada di daerah sekitar Jakarta, seperti di Karawang, juga merupakan tanggung jawab dari panitia Jakarta. Venue yang ada di Karawang ini adalah untuk cabang olah raga dayung. (ren)

• VIVAnews

Headline
blogspot.com
Oleh: Boy Leonard Pasaribu
Olahraga -
Powered by Translate

INILAH.COM, Jakarta – Panitia Penyelenggara SEA Games Indonesia (INASOC), bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga berhasil menggaet sponsor lagi untuk ajang yang digelar November mendatang itu.

Kamis (14/9/11), bertempat di Plaza Senayan, Jakarta, ketua umum INASOC Rita Subowo, ketua harian INASOC Rahmad Gobel serta Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng hadir dalam penandatangan kerjasama dengan Oshi Sang, pemilik Plaza Senayan dan presisden direktur Recapital, dan Rosan Roeslani, Direktur Perusahaan Asuransi Recapital.

"Semoga kerjasama ini bisa terus dilakukan dengan sponsor-sponsor yang lain. Kita berbahagia, tambah lagi sponsor untuk SEA Games kita, namun agak sedikit berbeda, ada Plaza Senayan yang menjadi official mall,” ujar Menpora.

“Cocok juga Plaza Senayan tempatnya dekat dengan Senayan, semoga itu bisa menambah ramai suasana SEA Games untuk promosi dan penjualan merchandise SEA Games, Kita harap masih banyak lagi kerjasama-kerjasama yang di lakukan," tambahnya.

“Insya Allah, SEA Games berjalan sukses. Sukses dalam penyelenggaraan, sukses dalam prestasi serta sukses dalam ekonomi, membantu masyarakat yang ada di sekitarnya,” tandas Menpora.

Jika Plaza Senayan menjadi official mall, Recapital memberikan bantuan dana untuk penyelenggaraan SEA Games, demikian dijelaskan Rahmat Gobel.

“Dengan ditandatanginya kerjasama ini, semoga dapat semakin memperlancar penyelenggaraan SEA Games. Karena melalui SEA Games, kita tidak hanya mengejar prestasi olah raga, tetapi juga membangun identitas nasional yang penting di era globalisasi,” lanjutnya.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi disini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !

Cerita Komodo "Modo-Modi", Maskot SEA Games XXVI


detail_img
Komodo (varanus komodoensis) tidak pernah berhabitat di Sumatera Selatan ataupun di metropolitan Jakarta, namun reptil purba endemik NTT itu akan hadir sebagai maskot Sea Games XXVI yang akan digelar di Kompleks Olahraga Jakabaring, Palembang – Sumatera Selatan dan Jakarta. “Besok (hari ini, red), maskot komodo sebagai maskot Sea Games akan saya serahkan ke Presiden,” kata Gubernur NTT, Frans Lebu Raya kepada wartawan di Kupang, Kamis kemarin (8/9).

Meskipun komodo ditarik dari news7wonders, namun komodo yang dinamakan Modo Modi ini diharapkan dapat semakin terkenal. “Komodo akan semakin terkenal dan jadi momentum promosi luar biasa. Saya berterima kasih sekali kepada pemerintah dan presiden yang percayakan komodo sebagai maskot Sea Games,” kata Lebu Raya lagi. Pada 25 April 2011 lalu di Taman Mini Indonesia Indah, komodo resmi menjadi maskot Sea Games 2011 yang akan diselenggarakan pada tanggal 11-25 November tersebut.

Sea Games 2011 akan diikuti oleh ribuan atlet dari 11 negara yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, Myanmar, Filipina, dan Timor Timur (Timor Leste). Total cabang olahraga yang dipertandingkan sebanyak 43 cabang olahraga.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTT, Abraham Klarik secara terpisah di Kupang menyatakan, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata segera mengkampanyekan komodo sebagai salah satu keajaiban dunia di dua benua yaitu Australia dan Amerika Serikat. Kampanye komodo akan dilaksanakan 9 September 2011 di Sidney, Australia dan di Chicago, Amerika pada 22-24 September 2011 dengan tema The Real Wonder of The World.

Mari kita galakkan komodo sebagai salah satu keajaiban dunia yang dimulai dengan rasa bangga memiliki kekayaan aneka ragam binatang yang unik. Kebanggaan itulah yang akan menumbuhkan rasa cinta dan akan membuat setiap dari kita ikut bersumbangsih mengharumkan nama bangsa dan negara kita.


Source : antaranews/lh3

Caroline Damanik | Jimmy Hitipeuw |
Share:
Persdanetwork/BIAN HARNANSA Wakil Presiden Boediono

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Boediono secara khusus mengingatkan bahwa dalam beberapa bulan ke depan, Indonesia akan menjadi tuan rumah dua perhelatan olahraga internasional, yaitu Sea Games 2011 di Palembang, Sumatera Selatan, dan Pesta Olahraga Penyandang Cacat Antar Negara Asean atau Asean Para Games 2011 di Surakarta, Solo, Jawa Tengah.

Di depan para pejabat, jajaran Kementerian Pemuda dan Olahraga serta para atlet di Tennis Indoor Senayan, Jumat (9/9/2011), Boediono mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadi tuan rumah yang baik.

"Kita beberapa saat akan menyelenggarakan Sea Games dan Asean Para Games di Surakarta. Mari kita tunjukkan prestasi olah raga yang baik dan mari kita menjadi tuan rumah yang baik," ungkapnya di puncak peringatan Hari Olahraga Nasional ke-28 ini.

Sebelumnya, Boediono mendorong para atlet untuk memberikan kontribusinya yang terbaik ke depan bagi bangsa dan negara. Boediono sendiri memberikan ucapan selamat secara khusus kepada para olahragawan berprestasi, mantan olahragawan berprestasi, guru olahraga berprestasi, pelatih berprestasi serta wasit berprestasi.

Menurutnya, olahraga memiliki peran yang signifikan dalam membentuk mental suatu bangsa. Olahraga, lanjut Boediono, dapat membentuk pribadi yang sehat sekaligus membangun sikap jujur, sportif dan jiwa ksatria.

Olahraga juga menumbuhkan prestasi yang baik, semangat berkompetisi yang sehat, serta menumbuhkan rasa percaya diri sehingga berdampak pula intiuk pembentukan bangsa yang unggul pula.

Pemerintah, lanjutnya, sepakat bahwa pendidikan dan pembinaan olahraga bagi generasi muda ke depannya harus disinkronkan dengan pendidikan di sekolah dan luar sekolah sehingga bisa merangsang munculnya bibit-bibit unggul baru di bidang olahraga. Apalagi, Boediono mencatat prestasi sejumlah cabang olahraga mulai menurun.

"Kalau kita mau jujur maka kita harus mengatakan bahwa kita belumlah puas. Kita harus akui bahwa dalam membangun olahraga masih banyak yang jauh dari harapan kita. Bahkan dalam beberapa cabang dan segi olahraga kita mengalami kemunduran dari prestasi di masa lalu. Belum lagi kalau dibandingkan dengan gerak maju prestasi bangsa-bangsa lain," tandasnya.


Ichwan Susanto | Agus Mulyadi
Share:

Tribun Pekanbaru/Melvinas Priananda
Kepulan asap membumbung tinggi ke udara akibat kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Tasik Betung, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Selasa (7/7/2009).

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Ancaman asap kebakaran hutan dan lahan di Palembang, Sumatera Selatan, segera ditangani pemerintah sebagai persiapan menyambut SEA Games Ke-26. Hujan buatan dilakukan pada 10 September 2011.

Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Kamis (8/9/2011) di Jakarta, mengatakan, sebagai tuan rumah SEA Games, Palembang mendapatkan prioritas untuk penanganan kebakaran hutan.

"Operasi pemadaman kebakaran hutan/lahan ini berlangsung selama tiga bulan. Palembang terlebih dulu dilakukan hujan buatan mengingat pentingnya tuan rumah SEA Games," ujarnya saat melepas Tim Operasi Pemadaman Kebakaran Lahan dan Hutan 2011 di Base Operasi Pangkalan Utama TNI AU Halim Perdana Kusuma Jakarta.

Bersama Menko Kesra hadir pula Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Syamsul Maarif, dan pejabat lainnya.

Agung mengatakan, kebakaran lahan dan hutan sampai saat ini masih menjadi ancaman utama Indonesia, terutama pada musim kemarau. "Kebakaran tersebut telah menimbulkan kerugian yang sangat besar dan ancaman jiwa manusia, kerugian material, sosial ekonomi, serta kelestarian lingkungan," ucapnya.

Ia menunjukkan, kebakaran lahan dan hutan yang terjadi beberapa waktu ini adalah 80 persen terjadi di luar kawasan hutan dan 20 persen di kawasan hutan. Jumlah titik api, menurut data dari BMKG 31 Agustus-6 Agustus 2011, Provinsi Sumatera Selatan 401 titik api, Kalimantan Tengah 206 titik api, dan Provinsi Riau 141 titik api.
matanews.com
Miliki Kecepatan, Suryo Agung Berpeluang Jadi Striker Sriwijaya FC
Suryo Agung
REPUBLIKA.CO.ID,PALEMBANG - Keinginan manusia tercepat Asia Tenggara, Suryo Agung Wibowo, beralih menjadi pemain sepak bola sudah mantap. Pada Kamis sore (8/9) tadi, sprinter peraih medali emas Sea Games 2009 untuk nomor 100 m dan 200 m tersebut sudah tiba di Palembang dan langsung mengikuti latihan bersama pemain Sriwijaya FC di Stadion Bumi Sriwijaya.


“Suryo sore ini sudah mulai mengikuti seleksi dan sudah bergabung dalam latihan bersama pemain lain,” kata Jamaludin, wakil manajer Sriwijaya FC.

Bersama Ponaryo Astaman cs, Suryo yang sebelumnya sempat mengikuti seleksi di PSIS Semarang itu ikut latihan fisik bersama Laskar Wong Kito dengan memakai kaos warna hijau bernomor punggung sembilan.

Akankah bermodal kecepatan larinya Suryo Agung Wibowo bisa bergabung dengan Sriwijaya FC? Hendri Zainuddin, Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), mengatakan hal tersebut masih harus dibuktikan.

,“Sebagai atlet peraih medali emas SEA Games nomor 100, Suryo secara fisik memiliki kelebihan. Apakah skill olah bolanya sebagus prestasi atletiknya? Itu yang masih perlu dibuktikan,'' kata Hendri. ''Dengan kecepatan sprint yang dimilikinya, bisa saja dia menempati posisi penyerang sayap atau striker. Untuk menilai apakah dia layak atau tidak, tim pelatih yang akan menilai.”

Ketertarikan Suryo Agung Wibowo dengan Sriwijaya FC menurut Hendri berawal dari informasi Budi Sudarsono yang merupakan teman karib Suryo. Budi menceritakan ada seorang pemain yang ingin bergabung dengan Sriwijaya FC dan meminta kesempatan menunjukkan kemampuannya terlebih dahulu.

“Saya sempat kaget ketika Budi menceritakan bahwa teman yang dia ceritakan itu sprinter Suryo Agung Wibowo. Menurut saya, rasa tidak ada salahnya melihat kemampuan Suryo terlebih dahulu sebelum diputuskan direkrut atau tidak,” tambah Hendri.

Redaktur: Didi Purwadi
Reporter: Maspril Aries

STMIK AMIKOM
Deddy Pranata - Okezone
1 14 0
PALEMBANG - Suasana ruang ganti timnas senior yang semakin memanas, memunculkan banyak spekulasi yang berkembang terutama di kalangan pecinta sepakbola. Banyaknya isu permintaan pergantian pelatih kepala, memunculkan nama Rahmad Darmawan (RD) sebagai kandidat kuat pengganti Wim Rijsbergen.

Namun Rahmad menepis isu tersebut dan ingin fokus ke timnas U-23 yang dipersiapkan untuk Sea Games.

"Saya ingin fokus ke timnas U-23 dulu, saat ini belum terpikir tentang timnas senior," kata Rahmad Darmawan saat dihubungi okezone melalui telepon, Jumat (09/09/2011).

Rahmad juga menjelaskan bahwa tugas yang diembannya sekarang di timnas U-23 cukup berat. Target meraih medali emas pada Sea Games nanti merupakan tantangan tersendiri bagi dirinya. Selain target emas, Rahmad juga menjelaskan bahwa kontrak menangani timnas U-23 hanya sampai Sea Games selesai.

"Setelah Sea Games selesai, jika dipercaya saya siap melatih timnas senior," jelasnya.

Saat disinggung tentang penyebab kekalahan dari Bahrain, Rahmad menjelaskan itu semua bukan sepenuhnya tanggung jawab pemain. Banyak faktor non teknis yang cukup berperan sehingga penampilan pemain tidak maksimal.

"Mungkin pemain mengalami kejenuhan setelah melewati bulan puasa dan lebaran tanpa keluarga, hal itu bisa mempengaruhi penampilan anak-anak," tambah Rahmad.

Menyikapi suasana yang semakin memanas di ruang ganti pemain, Rahmad enggan berkomentar tentang hal itu. Menurutnya ada pihak yang lebih berhak untuk menanggapi hal tersebut.
(wei)

Lebaran, Proyek SEA Games Jalan Terus

Lebaran, Proyek SEA Games Jalan Terus





Andi Mallarangeng. TEMPO/Aditia Noviansyah



TEMPOInteraktif, Palembang - Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng meminta pekerja untuk tetap beraktivitas seperti biasanya meski tengah libur bersama Hari Raya Idul Fitri 1432 H. Pasalnya, Andi menyaksikan sebagian besar venues SEA Games masih dalam tahap pengerjaan.



“Saya tekankan mereka tetap bekerja seperti biasanya meski tengah berlebaran,” kata Andi di Jakabaring Sport City, Rabu, 24 Agustus 2011. Baru lapangan tenis dan wisma atlet yang dapat difungsikan dalam test event yang akan dimulai September mendatang.



Andi melihat langsung perkembangan pembangunan venues SEA Games didampingi Gubernur Sumatera Selatan. Rombongan mereka langsung menuju lapangan tembak yang ada di kompleks Jakabaring Sport City. Lapangan tembak itu dibangun oleh PT Prambanan Dwipangka.



Agung Sugiono, Manajer Proyek Lapangan Tembak, menuturkan bila saat ini mereka tengah menghadapi kendala mendatangkan batu split untuk menyelesaikan proyek tersebut sehingga terdapat kemunduran sekitar 1 persen dari target. Akibatnya, sejumlah pengerjaan yang membutuhkan split mesti ditunda sampai waktu yang belum jelas. Agung tetap optimistis lapangan tembak dapat digunakan pada menjelang test event yang digelar September ini.



Menurut Agung, lapangan tembak sudah selesai sekitar 70 persen dari total proyek. “Sebelumnya kami kekurangan semen, kini kami tengah berburu batu split,” kata Agung. Ia menduga menghilangnya batu split saat ini lantaran banyak truk yang beralih mengangkut kebutuhan pokok jelang Lebaran.



Ia memastikan usai Lebaran, suplai sejumlah material akan normal. Terkait permintaan Menpora untuk meniadakan liburan Lebaran, Agung memaklumi permintaan itu. Menurut Agung, usai Lebaran, ia akan menambah jumlah pekerja hingga 500 orang.



Dari lapangan tembak, Andi meninjau venue panjat tebing di kompleks yang sama. Andi mendapati sebagian besar rangka baja masih terhampar di sekitar lokasi. Namun Arianto, Manejer Proyek Panjat Tebing dari PT Lince, meyakinkan Menteri bahwa mereka segera memasang seluruh rangka baja sebelum Lebaran Idul Fitri. “Kami tengah melakukan penyetelan. Pokoknya sebelum Lebaran semuanya sudah naik," kata Arianto optimistis.



Dalam keterangan pers usai peninjauan di seluruh venues, And tetap optimistis seluruh venues akan selesai tepat waktu. Ia meyakini tidak satu pun arena pertandingan di Jakabaring akan dipindahkan ke daerah lain lantaran masih jauh dari rencana proyek. “Pokoknya semua di sini, panjat tebing juga tetap di sini,” kata Andy.



PARLIZA HENDRAWAN
Penulis: Yulvianus Harjono | | Robert Adhi Ksp |


KOMPAS/YULVIANUS HARJONO Wisma Atlet

PALEMBANG, KOMPAS.com — Menjelang Lebaran, Wisma Atlet SEA Games di Kompleks Olahraga Jakabaring, Palembang, menjadi tontonan pemudik. Wisma Atlet menjadi perhatian luas seiring mencuatnya kasus dugaan korupsi yang melibatkan politisi M Nazaruddin.

Seperti terlihat pada Senin (29/8/2011), dengan menggunakan kendaraan berpelat nomor luar Palembang, sejumlah pengunjung terlihat berfoto-foto di depan Wisma Atlet Jakabaring. Menurut para pengunjung yang sebagian besar para pemudik, mereka penasaran dengan gedung yang beberapa waktu terakhir ini telah menghebohkan publik.

Gedung Wisma Atlet yang diperuntukkan khusus menyambut SEA Games XXVI tahun 2011 ini telah selesai dibangun. Dari tiga bangunan, tinggal satu bangunan yang diperuntukkan hall atau ruang pertemuan yang belum selesai dibangun.

Kompleks Wisma Atlet yang terlihat megah seperti apartemen mewah ini memiliki sedikitnya 369 ruangan. Fasilitas pendukung macam listrik, pendingin udara, dan pemanas air sudah terpasang. Tinggal furnitur atau mebel dan alat-alat elektronik lain yang belum terpasang di kamar-kamar.



Aloysius Gonsaga Angi Ebo


SEMARANG, Kompas.com - Pelari nasional asal Jawa Tengah, Agus Prayogo, tidak bisa berkumpul dengan keluarga saat Lebaran 2011 ini. Pasalnya, dia hanya mendapat libur dua hari.

"Saya memang libur dua hari tetapi tidak bisa pulang kampung ke Magelang, Jateng, arena waktunya mepet, dan usai libur harus menjalani latihan kembali untuk persiapan tampil di SEA Games XXVI, November 2011," kata Agus ketika dihubungi dari Semarang, Minggu (28/8/11).

Menurut peraih medali emas SEA Games XXV 2009 Laos (nomor lari 10.000 meter) tersebut, pesta olahraga multievent antarnegara Asia Tenggara di Sumatera Selatan dan DKI Jakarta kurang dua bulan lagi. Karenanya, dia harus konsentrasi penuh.

Ketika ditanya keikutsertaannya pada "Army Half Maraton" di Singapura, 4 September 2011, dia mengatakan, dirinya tidak jadi tampil pada event yang menempuh jarak 21 kilometer tersebut.

"Dua minggu yang lalu saya menerima surat dari induk organisasi olahraga atletik di Tanah Air ini supaya fokus ke SEA Games dan sudah disetujui KSAD," katanya menegaskan.

Pada SEA Games XXVI mendatang, Agus bakal turun pada dua nomor andalannya, yaitu lari 5.000 dan 10.000 meter dengan target mendapatkan dua medali emas dari kedua nomor tersebut.

Menurut dia, pada SEA Games 2009 Laos dia hanya turun satu nomor yaitu 10.000 meter dan meraih medali emas dengan catatan waktu 29 menit 50 detik. "Saya ingin mempertahankan emas dari 10.000 meter dan mengincar emas dari lari 5.000 meter," katanya.

Ia menambahkan, pesaing untuk nomor lari 10.000 meter tampaknya belum ada tetapi dirinya tidak akan memandang rendah atlet dari negara lain. "Semua lawan tetap berbahaya dan tetap harus diwaspadai," katanya.

Kalau untuk lari 5.000 meter, kata dia, kebetulan di Laos tidak turun tetapi berdasarkan catatan waktu saat tampil pada Asian Games XVI di Guangzhou, China, 2010, ternyata masih jauh dari peraih emas SEA Games 2009.

Ia menyebutkan, saat tampil pada Asian Games 2010 catatan waktunya untuk lari 5.000 meter adalah 14 menit 04 detik, sedangkan peraih emas SEA Games 2009 adalah 14 menit 35 detik. Bahkan saat tampil pada "Army Olymiad" di Brasil beberapa waktu lalu, Agus mampu menembus waktu 14.02.12 padahal rekor SEA Games adalah 14.08 atas nama Rahmad Chandra dari Malaysia.



Jonathan Pandapotan | Tjatur Wiharyo


SRIWIJAYA POST/ZAINI
Rahmad Darmawan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelatih Rahmad Darmawan (RD) telah dikontrak PSSI sampai 2013 mendatang. Kontrak tersebut bersifat fleksibel di mana RD bisa berpindah-pindah posisi di berbagai level usia di timnas Indonesia.

"Sekarang fokus di U-23. Namun, nanti kalau selesai kegiatan (Sea Games) kita mungkin ditempatkan ke lainnya. Kita harus siap," jelas RD di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Sabtu (27/8/2011).

RD dikontrak PSSI bersama dua asistennya, Widodo Cahyono Putro dan Aji Santoso. Ketiganya saat ini masih fokus untuk membawa timnas U-23 meraih target emas di Sea Games mendatang.

"Kontraknya itu sama PSSI, dan bukan untuk U-23 saja. Jadi, bisa saja berpindah-pindah," timpal Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin.

RD sebelumnya sempat membantu pelatih timnas senior Indonesia Wim Rijsbergen saat "Garuda" menghadapi Turkmenistan pada laga babak kedua kualifikasi Piala Dunia zona Asia lalu. Namun, ia kemudian diminta PSSI fokus total di timnas U-23 dan posisinya di timnas senior digantikan Listiyadi.

Mengenai perkembangan timnas U-23 sendiri, RD mengatakan, "Tanggal 4 September kita mulai pelatnas tim Sea Games di Yogyakarta sampai tanggal 10. Tanggal 11 kita berangkat ke Hong Kong sampai tanggal 22."

"Hasil uji coba kemarin, ada beberapa hal yang cukup baik. Namun, secara keseluruhan ada yang masih harus kita perbaiki. Tim efektif berkumpul baru tiga pekan dan satu sama lain belum sering bergabung. Butuh waktu untuk mematangkan kerja sama tim," tukas RD.

Menpora: SEA Games Bangkitkan Kejayaan Kerjaan Sriwijaya

Olahraga / /

Metrotvnews.com, Palembang: Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, mengatakan pelaksanaan SEA Games ke-26 di Palembang, Sumatra Selatan, diharapkan mampu membangkitkan kejayaan Kerajaan Sriwijaya.



"Kerajaan Sriwijaya sangat termasyhur pada zamannya, terkenal seantero Asia Tenggara," kata Andi di Palembang, Rabu (24/8), saat buka bersama dengan jajaran Pemprov Sumsel dan masyarakat daerah.



Menurut Andi, untuk membangkitkan kejayaan Kerajaan Sriwijaya, perlu bersama menyukseskan SEA Games. "Masyarakat Palembang dan Sumsel umumnya mesti bahu membahu menyukseskan perhelatan akbar olahraga tingkat Asia Tenggara itu," ujar Andi.



Menpora mengemukakan, banyak cara menyukseskan SEAG itu, seperti berperilaku ramah kepada tamu dan memberikan pertolongan saat mereka membutuhkan bantuan. Tindakan tersebut sederhana, tapi sangat membantu menyukseskan SEA Games, kata dia lagi.



Dia menjelaskan, nanti akan datang sekitar 10 ribu tamu asing ke Palembang yang tidak hanya untuk bertanding atau menonton pertandingan. "Mereka juga nantinya akan berbelanja cendera mata dan mencicipi makanan khas Palembang," ujar Andi.



Andi menambahkan, bukan hanya saat perhelatan olahraga akbar itu mereka datang, tapi yang menjadi sasaran SEA Games dengan kedatangan tamu tersebut nantinya mereka akan datang lagi setelah merasakan keramahtamahan masyarakat daerah ini.



"Kelak, mereka akan mengajak keluarga datang kembali ke Palembang untuk menikmati beragam kenangan manis yang mereka pernah rasakan ketika menghadiri SEA Games," ujarnya.



Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, dukungan penuh masyarakat daerahnya tentu menjadi kunci kesuksesan SEAG di Palembang itu. Meski sarana prasarana yang dibangun serba megah, tapi dukungan masyarakat tetap sangat dibutuhkan untuk kesuksesan SEAG.



SEA Games ke-26 di Indonesia, 11-22 November 2011, rencananya acara pembukaan dan penutupan akan digelar di Palembang. Namun untuk pelaksanaan pertandingan, selain di Palembang juga dilakukan di Jakarta sebagai tuan rumah bersama.(Ant/ICH)



Penulis : Surya Tetra

Komentar: 0
PALEMBANG--MICOM: Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Malarangeng, Rabu (24/8)meninjau pembangunan venues-venues SEA Games XXVI di Jakabaring Sport City. Andi optimistis Palembang



akan mampu menjadi tuan rumah pekan olahraga se-Asia Tenggara ini.



Sebanyak tujuh arena yang sedang di bangun ditinjau Andi beserta Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin, seperti venues menembak, ski air, panjat tebing, sepatu roda, tenis, aquatik, dan atletik.



Menurut Andi, dirinya optimistis Palembang sanggup menjadi tuan rumah Sea Games. Dirinya juga berharap agar pekerjaan pembangunan venus ini tidak terganggu dengan libur lebaran, sehingga dapat menyelesaikan target akhir September semua venues telah selesai dan siap melakukan ujicoba.



"Saya berharap agar Jakabaring Sport City ini mampu menjadi Senayan kedua, dan mampu menjadi contoh bagi provinsi dan daerah lainnya, baik kota maupun kabupaten agar dapat membangun sarana olahraga sehingga dapat memajukan olahraga di daerah tersebut," jelasnya. (TT/OL-04)


Sriwijaya Post -

Share |
2508Sts.jpg
Sripo/Sts
TINJAU — Menpora Andi Mallarangeng didampingi Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan sejumlah kepala dinas, meninjau Venues Panjat Tebing Jakabaring Sport City Palembang, Rabu (24/8).
PALEMBANG, SRIPO — Menpora Andi Alfian Mallarangeng memastikan cabang panjat tebing SEA Games 2011 tetap akan digelar di Palembang, Sumatera Selatan, meskipun pengerjaan tempat pertandingannya baru mencapai 63 persen.



Andi menegaskan hal itu setelah meninjau langsung ke Komplek Olahraga Jakabaring (Jakabaring Sport City/JBC), Palembang, Rabu (24/8) sore, didampingi oleh Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Kepala PU Cipta Karya Sumsel Rizal Abdullah, dan Wakil Direktur II Inasoc H Muddai Madang.



“Panjat tebing tetap akan dipertandingkan di Palembang. Pemasangan rangka baja sudah selesai semua, dan tinggal dipasang panel-panel saja. Pengerjaan berikutnya tidak sulit lagi. Nanti pada akhir September semua pengerjaan ditargetkan telah selesai,” ujar Andi.



Menurut dia, adanya kabar pemindahaan pertandingan beberapa cabang olahraga di Palembang ke Jakarta, tidak perlu ditanggapi secara serius oleh Pemprov Sumsel.



“Tidaklah dipindah-pindahkan. Apalagi Sumsel sudah bekerja keras membangun suatu komplek olahraga yang begitu megah, seperti Jakabaring Sport City ini. Ini patut dicontoh oleh provinsi lain,” kata dia lagi.



Dengan demikian, Palembang, Sumatera Selatan, tetap akan menggelar 24 cabang olaraga (cabor). Tidak ada satu pun cabor yang akan dipindahkan ke Jakarta.

Pernyataan ini sekaligus mementahkan statemen Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Panjat Dinding Hendricus Mutter. Ia mengusulkan cabor ini dipindahkan ke Jakarta dengan alasan Palembang belum siap.



Ia pun optimistis beberapa venues SEA Games yang masih dikerjakan dapat selesai tepat waktu, meskipun ajang SEA Games tinggal 2,5 bulan lagi.

Venues itu di antaranya lapangan tembak, kolam renang indoor, stadion atletik, lapangan sepatu roda, ski air, arena bisbol dan sofbol, dan panjat tebing.

“Saya optimistis semua akan selesai, apalagi para pekerja rela tidak pulang ke kampung halamannya untuk merayakan Lebaran,” ujar dia.



Main Tenis

Andi tiba di JBC pukul 13.45. Ia disambut Gubernur Sumsel H Alex Noerdin. Andi melihat semua venues di komplek JBC tanpa ada yang terlewatkan. Termasuk Wisma Atlet. Saat di venue tenis, Andi Mallarangeng melakukan ujicoba. Ia beberapa kali memberikan servis dan menyambut bola yang dilemparkan kepala Dinas PU Cipta Karya Sumsel H Rizal Abdullah.



“Sayang saya berpakaian batik. Kalau pakaian kaos dan celana pendek, mungkin mainnya bisa lama. Lapangan tenis ini mantap dan bagus,” kata Andi, yang disambut Alex Noerdin dengan tersenyum.



Pertama di Indonesia

Pada keterangan persnya, Andi Mallarangeng memuji kelengkapan kawasan Jakabaring menjadi area sport city dan Sumsel menjadi model percontohan bagi 32 Provinsi di Indonesia.

Bahkan, walikota/bupati diimbau untuk menyediakan lahan dan secara bertahap membangun kawasan olahraga terpadu.



“Kita mengharapkan, provinsi lain di Indonesia mencontoh apa yang dilakukan Sumsel dengan komplek olahraga yang terpadu dalam satu kawasan sehingga menjadi Ruang Terbuka hijau yang baru. Jakarta belum ada, seperti di Jakabaring ini,” katanya.



Saat ditanya soal dana penyelengaraan SEA Games, Andi mengatakan sudah tidak masalah lagi karena saat ini sudah diusulkan di APBN Perubahan sebesar Rp 700 miliar. Selain, sumber dana juga ada berasal dari sponsor yang sudah banyak masuk dan dari penjualan tiket serta penjualan souvenir.

Di akhir penjelasannya, Andi berjanji akan kembali datang ke Palembang di September mendatang untuk memantau kesiapan venues dan menyaksikan beberapa cabor yang sedang ujicoba venues.

“Saya melihat, Sumsel sudah siap,” katanya.

(sin)


SEA Games 2011 Didukung Teknologi Teranyar

INASOC berhasil menggaet Indosat sebagai sponsor melalui penandatangan MoU, Senin.



Zika Zakiya
Logo Sea Games XXVI (ANTARA/Andika Wahyu)

VIVAnews - Penyelenggaraan SEA Games XXVI 2011 di Jakarta dan Palembang dipastikan akan didukung teknologi terkini. Mulai dari link Internastional Broadcasting Center untuk siaran TV, layanan mobile voice telephony, layanan roaming, dan layanan Blackberry.



Semua ini bisa terjadi setelah Indonesia SEA Games Organizing Comitee (INASOC) mengukuhkan kerjasama dengan Indosat melalui Memorandum of Understanding (MoU), Senin, 22 Agustus 2011. Kerjasama ini memungkinan layanan telekomunikasi terkini untuk para atlet, panitia pelaksana, media, maupun partisipan yang ada.



Hadir dalam penandatanganan MoU ini Menpora Andi Mallarangeng, Presiden INASOC Rita Subowo, Presdir dan CEO Indosat Harry Sasongko, serta Ketua Harian INASOC Rahmat Gobel."Dukungan ini membuat atlet, ofisial, dan pelatih merasa tidak sendirian karena ada yang mendukung," ujar Rita di kantor pusat Indosat di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.



Selain dukungan, Menpora juga ingin agar SEA Games 2011 di Indonesia bisa menjadi garda terdepan untuk mensukseskan target masyarakat ASEAN."SEA Games tahun ini akan disiarkan lewat berbagai media terutama internet. Ini bisa menjadi alat utama untuk menyatukan masyarakat ASEAN dalam olahraga," kata Menpora.



Indosat menjadi pihak swasta keenam yang menjadi Prestige Partner untuk SEA Games 2011. Sebelumnya Garuda Indonesia, Panasonic, Media Nusantara Citra (MNC), Samsung, dan Unilever sudah lebih dulu menjadi partner utama INASOC untuk SEA Games 2011.

• VIVAnews


Wisnu Aji Dewabrata | Robert Adhi Kusumaputra
Share:
SEAG2011 Logo SEA Games 2011

JAKARTA, KOMPAS.com - Indosat menjadi sponsor pesta olahraga dua tahunan negara Asia Tenggara atau SEA Games XXVI yang akan digelar di Jakarta dan Palembang tanggal 11-22 November 2011.

Kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dalam mendukung kesuksesan SEA Games. Hal ini sejalan dengan misi kami menjadi operator yang memberi layanan berkualitas.
-- Harry Sasongko

Penandatanganan kerja sama antara Indosat dan Panitia Penyelenggara SEA Games (Inasoc) Pusat berlangsung di Gedung Indosat, Jakarta, Senin (22/8/2011).

Indosat akan mendukung kebutuhan telekomunikasi panitia, media, dan kontingen SEA Games di Jakarta dan Palembang. Indosat juga mendukung penyediaan layanan International Broadcasting Center untuk siaran televisi melalui jaringan satelit Indosat.

"Kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dalam mendukung kesuksesan SEA Games. Hal ini sejalan dengan misi kami menjadi operator yang memberi layanan berkualitas," ujar President Directoe and CEO Indosat Harry Sasongko.

Menpora Andi Mallarangeng menuturkan, saat SEA Games diperkirakan terjadi kenaikan lalu lintas telekomunikasi sehingga hal tersebut harus diantisipasi.

Sejumlah perusahaan swasta maupun BUMN yang telah menjadi sponsor SEA Games antara lain Garuda Indonesia, Indofood, Unilever, Daihatsu, dan MNC TV.



Riana Afifah | Hertanto Soebijoto
Share:
KONTAN/FRANSISKUS SIMBOLON Sejumlah masyarakat Anti Rokok berunjuk rasa menuju gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (9/3/2011). Dalam aksinya selain mensosialisasikan bahaya merokok mereka meminta agar memberi sanksi tegas kepada warga yang merokok di tempat umum.

JAKARTA, KOMPAS.com — Jelang perhelatan olahraga terbesar se-Asia Tenggara, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Arie Budhiman akan memantau lokasi-lokasi SEA Games XXVI dari bahaya asap rokok. Hal ini juga berkaitan dengan Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2010 tentang Kawasan Dilarang Merokok.

"Kami akan jadi tuan rumah SEA Games. Peraturan ini jadi pendukung utama untuk kesehatan atlet, pendukung, dan lain-lain," kata Arie ketika jumpa pers mengenai Kawasan Dilarang Merokok di Balaikota, Jakarta, Senin (22/8/2011).

Dia mengungkapkan, dari sektor pariwisata, pihaknya akan melakukan pelayanan yang terbaik untuk tamu, khususnya atlet yang akan bertanding nanti. Selain itu, pengawasan akan tersebar di berbagai venue, hotel, dan juga tempat hiburan yang kemungkinan besar akan dikunjungi oleh atlet.

"Kami telah melakukan survei. Berdasarkan hasil survei ini menghasilkan indikasi positif. Kami akan fokus di hotel-hotel yang menjadi fasilitas SEA Games," ungkap Arie.

Dia berharap bahwa pada saatnya akan ada kemajuan yang signifikan dari pemberlakuan peraturan ini. Survei ini pun dilakukan untuk mengetahui sejauh mana implementasi Kawasan Dilarang Merokok tersebut. Dengan demikian, 20 venue SEA Games beserta dengan tempat penginapan atlet ditetapkan sebagai Kawasan Dilarang Merokok.

Pihak yang bekerja sama dengan Disparbud DKI untuk menyukseskan peraturan ini adalah BPLHD DKI dan lembaga swadaya masyarakat Swisscontact Indonesia Foundation. Nantinya juga akan dilakukan pemasangan tanda pemberitahuan yang menyatakan kawasan tersebut, termasuk KDM.

Di masing-masing venue dan hotel tempat penginapan atlet akan terpasang poster atau tanda dilarang merokok di kawasan ini, termasuk di KDM.

"Artinya para atlet, official, bahkan tamu-tamu lainnya dilarang merokok di hotel dan venue. Begitu juga dengan para penonton di tempat pertandingan, harus menghargai kebijakan dengan tidak merokok saat pertandingan berlangsung," jelasnya.

Rencananya, di setiap venue dan hotel akan dipasang detektor asap rokok sehingga ketika paparan asap rokok sudah tinggi, detektor tersebut akan berbunyi. Saat ini baru Hotel Atlet Century yang sudah memasang alat tersebut, tempat lainnya akan menyusul.

Kerja keras Indonesia mendapat apreseasi dari ketua delegasi asal Singapura.



Marco Tampubolon, Zaky Al-Yamani

VIVAnews - Ketua Delegasi Olahraga (Chef De Mission) dari sebelas negara peserta SEA Games XXVI bertemu di Hotel Sultan, Jumat, 19 Agustus 2011. Pertemuan ini membahas berbagai hal terkait persiapan pelaksanaan SEA Games yang akan digelar di Jakarta dan Sumatera Selatan, 11-22 November mendatang.



Agenda yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut yakni mengenai perkembangan-perkembangan tempat pertandingan dan perkampungan atlet (atlet village). Selain itu, dibahas juga mengenai transportasi, akomodasi, Media Press Center dan International Broadcast Center.



Ketua Umum KOI, Rita Subowo dalam sambutannya, mengaku optimistis pembangunan sarana pertandingan akan dapat dirampungkan sebelum pelaksanaan ajang olahraga dua tahunan ini digelar. "Tidak ada alasan untuk tidak optimis. 11 negara sudah menyatakan komitmen siap membantu kita, jadi mari kita ciptakan suasana optimis," ujar Rita.



Sementara itu, Ketua Delegasi asal Singapura, Abdurahman Hasan mengapresiasi usaha Indonesia mempersiapkan penyelenggaraan SEA Games dengan baik.

"Selamat kepada Inasoc atas kerja kerasnya mempersipakan penyelenggaraan sea games dengan baik. Saya yakin indonesia akan menjadi tuan rumah yang sukses," ujarnya.



Sebelum pertemuan, seluruh Delegasi dari negara peserta SEA Games diberi kesempatan meninjau lokasi pertandingan di Jakarta maupun Palembang. Sejumlah tempat pertandingan di Sumatera Selatan saat ini masih dalam tahap penyelesaian proses pembangunan.



Ketua Delegasi asal Brunei Darussalam, Roshadi Muhammad Daud pun berharap SEA Games dapat berjalan lancar dan sukses. "Seminar berjalan baik. Semua dijelaskan dan kami dapat mengerti. Semoga SEA Games berjalan baik," ujar Roshadi.



Sumatera Selatan akan menjadi tuan rumah Upacara Pembukaan dan Penutupan Sea Games XXVI. Upacara tersebut akan diadakan di Stadion Jakabaring, Palembang.



Sumatera Selatan sendiri nantinya akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertandingan cabang olahraga atletik, bisbol, biliar dan snoker, bola voli(indoor dan pantai), bridge, catur, menembak, renang, loncat indah, renang indah, fin swimming, tinju, senam, petanque, sepatu roda, sepak takraw, sofbol, tenis dan soft tenis, panjat dinding, ski air, angkat besi dan gulat.



Sementara itu, Jakarta akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertandingan cabang olahraga anggar, bulutangkis, bola basket, balap sepeda, boling, dayung, berkuda, golf, judo, karate, paralayang, panahan, pencak silat, renang, sepakbola, futsal, selancar angin, shorinji, kempo, tenis meja, taekwondo, vovinam dan wushu.

• VIVAnews


Aloysius Gonsaga Angi Ebo

JAKARTA, Kompas.com - Sekitar 24 stasiun televisi dari sepuluh negara peserta SEA Games XXVI memastikan akan meliput perhelatan olahraga Asia Tenggara ini di Palembang dan Jakarta, pada 11-22 November mendatang.



"Sudah ada sekitar 24 stasiun televisi dari negara peserta SEA Games yang sudah memastikan bakal meliput event ini di Palembang maupun Jakarta," ujar Direktur Broadcast INASOC, Linda Wahyudi, di Jakarta, Kamis (18/8/11).



Hal itu dikatakan Linda di sela pertemuan kalangan stasiun televisi dari negara peserta (Broadcasters Meeting) di Hotel Sultan Jakarta. Linda mengungkapkan, dari pertemuan yang diikuti stasiun-stasiun televisi dari 10 negara peserta itu diperoleh keterangan semua kontingen masing-masing negara akan datang dengan stasiun televisi mereka masing-masing, bahkan Thailand akan mengerahkan delapan channel.



"Semua negara akan datang dengan televisinya masing-masing. Thailand akan datang dengan delapan channel, diantaranya Channel 3, 5, 7, 9, 13, National Broadcasting Thai dan juga televisi kabel berbayar Thai Cable," ujarnya.



Linda menambahkan, Vietnam yang bangkit sejak menjadi tuan rumah SEA Games 2003, sekarang memiliki kekuatan media yang luar biasa dengan mengerahkan lima tv channel.



"Vietnam lima channel, Filipina ada tiga channel, Malaysia dan Singapura masing-masing tiga channel, Brunai dan Timor Leste juga sudah melaporkan akan meliput dengan televisinya masing-masing," ujarnya.



Sementara untuk tayangan di dalam negeri, Linda juga memastikan INASOC akan menyiarkan secara langsung 12 cabang pada setiap hari seperti cabang-cabang sepak bola, futsal, bulu tangkis, senam, akuatik, voli, perahu tradisional, basket, olahraga bela diri, tinju, wushu dan taekwondo.



"Semua ini hal yang biasa dilakukan sebuah negara tuan rumah. Pusat kegiatan peliputan (Main Media Centre) akan dipusatkan di Palembang, yakni International Broadcast Center (IBC) akan berada di gedung Bank Sumsel Babel berlantai 14. Kita akan menempati tiga lantai dengan tiap lantai seluas 1.200 m2 dilengkapi fasilitas standard," jelas Linda.



Ribuan Pelajar Sumsel akan Meriahkan Pembukaan SEA Games

Metrotvnews.com, Palembang: Ribuan pelajar di Sumatra Selatan akan ikut serta memeriahkan pembukaan dan penutupan pesta olahraga se-Asia Tenggara, SEA Games ke-26 di Palembang, pada 11-22 November 2011.



Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel, Ade Karyana, Selasa (16/8), mengatakan, pihaknya akan mengerahkan pelajar yang ada di daerah ini untuk menyaksikan serta berpartisipasi pada pesta olahraga akbar mendatang.



Selain pembukaan dan penutupan, kata dia, para pelajar itu nantinya juga akan menjadi pendukung saat Tim Indonesia bertanding.



Menurut dia, diikutsertakannya pelajar pada pesta olahraga dua tahunan itu diharapkan dapat menjadi bahan pelajaran bagi mereka dalam menngembangkan ilmu pengetahuan.



"SEA Games belum tentu di Indonesia lagi, sehingga kegiatan itu perlu dimanfaatkan sebaik-baiknya khusunya bagi para pelajar," ujar Ade.



Oleh karena itu, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak SMP dan SMU di Sumsel untuk mengikutsertakan pelajar pada pesta olahraga internasional mendatang.



Terlebih, Sumsel sendiri tidak hanya menjadi pelaksanaan pertandingan tetapi juga dipercaya di tempat pembukaan dan penutupan pesta olahraga akbar tersebut.



"Makanya, pesta olahraga tersebut harus disukseskan bersama termasuk mengikutsertakan pelajar dalam kegiatan tersebut," ujar Ade. (Ant/*)

top