Kota Palembang adalah salah satu kota besar di Indonesia yang juga merupakan ibu kota provinsi Sumatera Selatan. Palembang merupakan kota terbesar kedua di Sumatera setelah Medan. Kota ini dahulu pernah menjadi pusat Kerajaan Sriwijaya, sebelum kemudian berpindah ke Jambi. Bukit Siguntang, di bagian barat Kota Palembang, hingga sekarang masih dikeramatkan banyak orang dan dianggap sebagai bekas pusat kesucian di masa lalu.
Palembang merupakan kota tertua di Indonesia, hal ini didasarkan dari prasasti Kedukan Bukit yang diketemukan di Bukit Siguntang sebelah barat Kota Palembang, yang menyatakan pembentukan sebuah wanua yang ditafsirkan sebagai kota yang merupakan ibukota Kerajaan Sriwijaya pada tanggal 16 Juni 682 Masehi[2]. Maka tanggal tersebut dijadikan patokan hari lahir Kota Palembang.
Kota ini diserang beberapa kali oleh kekuatan asing, dimana kerusakan terparah terjadi saat penyerangan pasukan Jawa tahun 990 dan invasi kerajaan Chola tahun 1025. Namun sekarang kota ini tengah berbenah dan semakin mempercantik diri untuk menjadi sebuah kota internasional.
Kota Palembang sendiri sampai saat ini menjadi pusat wisata air terindah yang berjuluk "Venice of the East".
Kota Palembang telah dicanangkan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono sebagai "Kota Wisata Air" pada tanggal 27 September 2005. Presiden mengungkapkan bahwa Palembang dapat dijadikan kota wisata air seperti Bangkok di Thailand dan Phnom Penh di Kamboja. Tahun 2008 Kota Palembang menyambut kunjungan wisata dengan nama "Visit Musi 2008".
BANDUNG, Buana Sumsel - DKI Jakarta akhirnya resmi menjadi provinsi pendamping Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai tuan rumah SEA Games XXVI/2011. Kepastian tersebut diungkapkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di sela tatap muka dengan atlet Program Indonesia Emas (Prima) di Batujajar, Bandung, Jumat 0(6/08/10).
“Syarat kita dapat meraih emas adalah harus merencanakan dengan baik. Kita akan menghadapai Asian Games XVI di Tiongkok (China), setelah itu SEA Games XXVI di Palembang dan Jakarta, setelah itu Olimpiade di London tahun 2012. Ketiga event internasional tersebut harus terencanakan dengan baik,” kata Presiden SBY.
Ditemui dalam kesempatan serupa, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng menegaskan “Setelah awalnya di empat provinsi kita lihat dari sisi manajemen dan pembiayaan lebih merepotkan. Dari Hasil SEA Games council meeting, negara lain juga mengeluhkan di empat provinsi. Mereka minta dikurangi, karena koordinasinya susah,” papar Andi.
Ia melanjutkan,”Setelah mendengar aspirasi terutama dari negara lain, maka yang optimal adalah dua tempat. Penyelenggaraan SEA Games adalah wajah kita, jadi akan dicari yang terbaik, yaitu Palembang dan DKI Jakarta.
“Mengenai Keputusan Presiden (kepres) No 3 Tahun 2010 tentang Panitia Nasional Penyelenggaraan SEA Games XXVI/2011, Andi menambahkan tidak akan ada masalah. “Soal Kepres nanti bisa direvisi,” tandasnya.
Sementara mengenai dua provinsi lainnya yang menjadi kandidat akan dialokasikan ke event olahraga lainnya, yakni Jawa Barat (Jabar) sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 dan Jawa Tengah diproyeksikan sebagai penyelenggara Asean Paragames 2011. (Kompas.com)
“Syarat kita dapat meraih emas adalah harus merencanakan dengan baik. Kita akan menghadapai Asian Games XVI di Tiongkok (China), setelah itu SEA Games XXVI di Palembang dan Jakarta, setelah itu Olimpiade di London tahun 2012. Ketiga event internasional tersebut harus terencanakan dengan baik,” kata Presiden SBY.
Ditemui dalam kesempatan serupa, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng menegaskan “Setelah awalnya di empat provinsi kita lihat dari sisi manajemen dan pembiayaan lebih merepotkan. Dari Hasil SEA Games council meeting, negara lain juga mengeluhkan di empat provinsi. Mereka minta dikurangi, karena koordinasinya susah,” papar Andi.
Ia melanjutkan,”Setelah mendengar aspirasi terutama dari negara lain, maka yang optimal adalah dua tempat. Penyelenggaraan SEA Games adalah wajah kita, jadi akan dicari yang terbaik, yaitu Palembang dan DKI Jakarta.
“Mengenai Keputusan Presiden (kepres) No 3 Tahun 2010 tentang Panitia Nasional Penyelenggaraan SEA Games XXVI/2011, Andi menambahkan tidak akan ada masalah. “Soal Kepres nanti bisa direvisi,” tandasnya.
Sementara mengenai dua provinsi lainnya yang menjadi kandidat akan dialokasikan ke event olahraga lainnya, yakni Jawa Barat (Jabar) sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 dan Jawa Tengah diproyeksikan sebagai penyelenggara Asean Paragames 2011. (Kompas.com)
Kadisperindag Sumsel H Eppy Mirza memastikan pembuatan suvenir SEA Games melibatkan UKM di Sumsel
Sriwijaya Post
PALEMBANG - Untuk menyukseskan pelaksanaan SEA Games 2010 ke-26 di Sumsel, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperidag) memulai merancang dan mendesain suvenir SEA Games sebagai cenderamata khas Sumsel. Agar even olaraga ini memberikan berkah ekonomi kepada masyarakat, maka Pemprov Sumsel melibatkan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) bukan kelompok usaha besar.
Kepala Disperindag Sumsel Drs H Eppy Mirza, kepada wartawan mengatakan, pihaknya telah menetapkan suvenir SEA Games 2011 di Sumsel terbuat dari bahan karet. "Sesuai dengan arahan menteri perdagangan, karena produk unggulan Sumsel adalah karet maka suvenir SEA Games nanti terbuat dari bahan karet,” katanya.
Namun untuk jenisnya, hingga saat ini masih belum dapat ditentukan karena pihaknya masih menunggu dan mencari format apa yang cocok untuk dibuat menjadi suvenir . ”Kita belum dapat menentukan nantinya akan berbentuk apa. Untuk itulah kita masih menunggu dan mencari ide baik itu dari masyarakat, budayawan serta siapa saja tentang usulan apa yang akan menjadi ikon SEA Games di Sumsel,” ujar Eppy.
Bisa jadi, nantinya suvenir tersebut berupa hewan terkenal yang ada di Sumsel seperti ikan belida, harimau serta lainnya. Namun yang jelas, tetap saja tidak akan melupakan unsur-unsur Sumatera Selatan. "Selain hewan, tetap akan kita buat suvenir jembatan Ampera dan hal-hal lainnya yang mengingatkan orang tersebut akan Sumsel,” katanya.
Bagaimana dengan pembuatannya? Menurut Eppy belajar dari pengalaman PON 2004 lalu, pihaknya tidak mau kecolongan lagi dengan masuknya barang-barang dari luar Sumsel. Karena itulah, suvenir ini nantinya akan melibatkan seluruh sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di Sumsel. Dengan harapan, warga Sumsel dapat menikmati meriahnya SEA Games dan turut mendapatkan keuntungan. "UKM akan dilibatkan dalam pembuatan souvenir. Tapi tetap saja proses finishingnya akan dilakukan di Singapura,” ungkapnya.
Benda-benda yang terbuat dari karet ini akan dibalut dengan tenunan songket yang merupakan kerajinan khas Palembang sehingga ciri khas Palembang (Sumsel) dengan tenun songketnya tetap melekat. Sedangkan untuk tenaga ahli dan terampil, Eppy menyakinkan akan ditangani oleh orang-orang ahli di bidangnya dan suvenirnya akan ditempatkan secara khusus. Sehingga orang yang ingin membeli oleh-oleh tidak perlu lagi mencari-cari. Pembeli cukup menuju suatu tempat dan tinggal memilih barang yang akan mereka beli.
Husin
Sriwijaya Post
PALEMBANG - Untuk menyukseskan pelaksanaan SEA Games 2010 ke-26 di Sumsel, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperidag) memulai merancang dan mendesain suvenir SEA Games sebagai cenderamata khas Sumsel. Agar even olaraga ini memberikan berkah ekonomi kepada masyarakat, maka Pemprov Sumsel melibatkan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) bukan kelompok usaha besar.
Kepala Disperindag Sumsel Drs H Eppy Mirza, kepada wartawan mengatakan, pihaknya telah menetapkan suvenir SEA Games 2011 di Sumsel terbuat dari bahan karet. "Sesuai dengan arahan menteri perdagangan, karena produk unggulan Sumsel adalah karet maka suvenir SEA Games nanti terbuat dari bahan karet,” katanya.
Namun untuk jenisnya, hingga saat ini masih belum dapat ditentukan karena pihaknya masih menunggu dan mencari format apa yang cocok untuk dibuat menjadi suvenir . ”Kita belum dapat menentukan nantinya akan berbentuk apa. Untuk itulah kita masih menunggu dan mencari ide baik itu dari masyarakat, budayawan serta siapa saja tentang usulan apa yang akan menjadi ikon SEA Games di Sumsel,” ujar Eppy.
Bisa jadi, nantinya suvenir tersebut berupa hewan terkenal yang ada di Sumsel seperti ikan belida, harimau serta lainnya. Namun yang jelas, tetap saja tidak akan melupakan unsur-unsur Sumatera Selatan. "Selain hewan, tetap akan kita buat suvenir jembatan Ampera dan hal-hal lainnya yang mengingatkan orang tersebut akan Sumsel,” katanya.
Bagaimana dengan pembuatannya? Menurut Eppy belajar dari pengalaman PON 2004 lalu, pihaknya tidak mau kecolongan lagi dengan masuknya barang-barang dari luar Sumsel. Karena itulah, suvenir ini nantinya akan melibatkan seluruh sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di Sumsel. Dengan harapan, warga Sumsel dapat menikmati meriahnya SEA Games dan turut mendapatkan keuntungan. "UKM akan dilibatkan dalam pembuatan souvenir. Tapi tetap saja proses finishingnya akan dilakukan di Singapura,” ungkapnya.
Benda-benda yang terbuat dari karet ini akan dibalut dengan tenunan songket yang merupakan kerajinan khas Palembang sehingga ciri khas Palembang (Sumsel) dengan tenun songketnya tetap melekat. Sedangkan untuk tenaga ahli dan terampil, Eppy menyakinkan akan ditangani oleh orang-orang ahli di bidangnya dan suvenirnya akan ditempatkan secara khusus. Sehingga orang yang ingin membeli oleh-oleh tidak perlu lagi mencari-cari. Pembeli cukup menuju suatu tempat dan tinggal memilih barang yang akan mereka beli.
Husin
Andi Pastikan Pembukaan SEA Games di Palembang
Sriwijaya Post
PALEMBANG —Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) Andi Alfian Mallarangeng memastikan opening (pembukaan) dan closing ceremony SEA Games XVI Tahun 2011 digelar di Palembang. Penegasan tersebut disampaikan Andi saat meninjau langsung Stadion Gelora Sriwijaya kawasan Jakabaring yang akan dijadikan pusat kegiatan even olahraga antar negara-negara Asia Tenggara itu.
Saya senang, setelah melihat langsung lokasi yang akan disiapkan untuk pelaksanaan SEA Games mendatang,” ujar Andi kepada wartawan Jumat (5/2), sebelum meninggalkan Palembang menuju Jakarta.
Menurut Andi, begitu mendengar paparan mengenai venue-venue yang akan dibangun untuk SEA Games XVI 2011 disampaikan Alex Noerdin. Andi juga menilai Sumsel sudah siap untuk menjadi tuan rumah. “Opening dan dan closing ceremony SEA Games akan berlangsung di Palembang,” kata Andi yang pernah menjabat sebagai juru bicara Presiden SBY,.
Dia menilai, perencanaan pembangunan komplek olahraga Jakabaring sudah sangat lengkap, dan hanya perlu dilakukan renovasi di beberapa sisi. “Persiapan pembangunan juga jalan terus, Pak Gubernur juga menjelaskan jadwal pelaksanaannya. Jadi saya yakin semua fasilitas tersebut akan siap pada waktunya,” kata menteri berkumis tebal itu.
Andi tidak hanya mendengarkan laporan, tetapi melihat langsung fasilitas olahraga yang dimiliki Sumsel, yang dinilainya sudah cukup baik sehingga tidak semuanya harus dibangun baru.
Sebagian sudah dilaksanakan, sebagian hanya perlu renovasi sedikit dan sebagian perlu dibangun baru seperti Wisma Atlet,” ungkapnya.
Kepada Pemprov Sumsel, Andi memastikan Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga siap mendukung perhelatan olahraga dua tahunan ini melalui dana yang akan digelontorkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yang tidak hanya untuk persiapan atlet tetapi
juga untuk melaksanaan SEA Games secara keseluruhan. Saat ini, Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga bersama DPR RI terus berkoordinasi menyangkut teknis anggaran biaya yang akan disiapkan untuk even ini.
Jika SEA Games XV di Loas 2009 kemarin, Indonesia berada di peringkat ketiga. Andi mengaku dirinya mendapat amanah dari Presiden, bahwa Indonesia harus kembali merebut juara umum.
Tidak ada tawar menawar, Indonesia harus meraih tempat terhormat yakni peringkat pertama,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.
Sementara Gubernur Sumsel H Alex Noerdin optimis semua pembangunan fasilitas SEA Games dan Wisma Atlet dengan empat tower yang mampu menampung ribuan atlet ini diprediksi selesai dalam kurun waktu enam bulan sebelum acara pembukaan SEA Games.
Enam bulan sebelum pembukaan, kita akan gelar ujicoba dengan berbagai pertandingan olahraga Kejuaraan Nasional,” kata Alex.
Pembangunan sport center di Jakabaring yang menelan dana sekitar Rp 1,5 triliun itu tidak menggunakan dana APBD melainkan dikerjakan oleh pihak ketiga. “Memang saat ini kawasan tersebut masih rawa-rawa. Insya Allah pada akhir tahun, pembangunannya sudah mencapai 60 persen, dan pada Juni semuanya sudah selesai 100 persen,” tegas Alex.
Sriwijaya Post
PALEMBANG —Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) Andi Alfian Mallarangeng memastikan opening (pembukaan) dan closing ceremony SEA Games XVI Tahun 2011 digelar di Palembang. Penegasan tersebut disampaikan Andi saat meninjau langsung Stadion Gelora Sriwijaya kawasan Jakabaring yang akan dijadikan pusat kegiatan even olahraga antar negara-negara Asia Tenggara itu.
Saya senang, setelah melihat langsung lokasi yang akan disiapkan untuk pelaksanaan SEA Games mendatang,” ujar Andi kepada wartawan Jumat (5/2), sebelum meninggalkan Palembang menuju Jakarta.
Menurut Andi, begitu mendengar paparan mengenai venue-venue yang akan dibangun untuk SEA Games XVI 2011 disampaikan Alex Noerdin. Andi juga menilai Sumsel sudah siap untuk menjadi tuan rumah. “Opening dan dan closing ceremony SEA Games akan berlangsung di Palembang,” kata Andi yang pernah menjabat sebagai juru bicara Presiden SBY,.
Dia menilai, perencanaan pembangunan komplek olahraga Jakabaring sudah sangat lengkap, dan hanya perlu dilakukan renovasi di beberapa sisi. “Persiapan pembangunan juga jalan terus, Pak Gubernur juga menjelaskan jadwal pelaksanaannya. Jadi saya yakin semua fasilitas tersebut akan siap pada waktunya,” kata menteri berkumis tebal itu.
Andi tidak hanya mendengarkan laporan, tetapi melihat langsung fasilitas olahraga yang dimiliki Sumsel, yang dinilainya sudah cukup baik sehingga tidak semuanya harus dibangun baru.
Sebagian sudah dilaksanakan, sebagian hanya perlu renovasi sedikit dan sebagian perlu dibangun baru seperti Wisma Atlet,” ungkapnya.
Kepada Pemprov Sumsel, Andi memastikan Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga siap mendukung perhelatan olahraga dua tahunan ini melalui dana yang akan digelontorkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yang tidak hanya untuk persiapan atlet tetapi
juga untuk melaksanaan SEA Games secara keseluruhan. Saat ini, Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga bersama DPR RI terus berkoordinasi menyangkut teknis anggaran biaya yang akan disiapkan untuk even ini.
Jika SEA Games XV di Loas 2009 kemarin, Indonesia berada di peringkat ketiga. Andi mengaku dirinya mendapat amanah dari Presiden, bahwa Indonesia harus kembali merebut juara umum.
Tidak ada tawar menawar, Indonesia harus meraih tempat terhormat yakni peringkat pertama,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.
Sementara Gubernur Sumsel H Alex Noerdin optimis semua pembangunan fasilitas SEA Games dan Wisma Atlet dengan empat tower yang mampu menampung ribuan atlet ini diprediksi selesai dalam kurun waktu enam bulan sebelum acara pembukaan SEA Games.
Enam bulan sebelum pembukaan, kita akan gelar ujicoba dengan berbagai pertandingan olahraga Kejuaraan Nasional,” kata Alex.
Pembangunan sport center di Jakabaring yang menelan dana sekitar Rp 1,5 triliun itu tidak menggunakan dana APBD melainkan dikerjakan oleh pihak ketiga. “Memang saat ini kawasan tersebut masih rawa-rawa. Insya Allah pada akhir tahun, pembangunannya sudah mencapai 60 persen, dan pada Juni semuanya sudah selesai 100 persen,” tegas Alex.
Sriwijaya Post - Rabu, 21 Juli 2010 13:36 AM
PALEMBANG - Hewan gajah yang menandakan permulaan akan menjadi maskot SEA Games tahun 2011 mendatang telah dieliminasi oleh elang dan elang akan dibuat maskot resmi. Kedua keinginan burung menjadi maskot berdasarkan pertimbangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Indonesia.
Demikian diungkapkan Ketua KONI Sumsel H Muddai Mudang, Kamis (21 / 7). Menurut dia didasarkan pada pertimbangan SBY dan Eagle Eagle sinonim dengan Sumatera Selatan.
"Karena elang atau elang identik dengan Sumatera Selatan. Seperti Kodam II Sriwijaya begitu lama menggunakan elang atau elang menjadi cirikhasnya," jelas Muddai.
Disebutkan tentang logo gajah yang diajukan lama dan setelah melalui kompetisi SEA Games yang diselenggarakan beberapa waktu lalu, Muddai mengatakan, pihaknya telah disampaikan langsung kepada Presiden Yudhoyono. Tapi dengan semua pertimbangan, nomor satu Indonesia telah meminta elang atau elang sebagai logo maskot.
"Pertimbangan Presiden, karena elang atau elang adalah hewan yang telah lama identik dengan kedekatan yang sangat Sumatera Selatan dan secara historis terutama sebagai simbol Sriwijaya Sumatera Selatan," jelasnya.
PALEMBANG - Hewan gajah yang menandakan permulaan akan menjadi maskot SEA Games tahun 2011 mendatang telah dieliminasi oleh elang dan elang akan dibuat maskot resmi. Kedua keinginan burung menjadi maskot berdasarkan pertimbangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Indonesia.
Demikian diungkapkan Ketua KONI Sumsel H Muddai Mudang, Kamis (21 / 7). Menurut dia didasarkan pada pertimbangan SBY dan Eagle Eagle sinonim dengan Sumatera Selatan.
"Karena elang atau elang identik dengan Sumatera Selatan. Seperti Kodam II Sriwijaya begitu lama menggunakan elang atau elang menjadi cirikhasnya," jelas Muddai.
Disebutkan tentang logo gajah yang diajukan lama dan setelah melalui kompetisi SEA Games yang diselenggarakan beberapa waktu lalu, Muddai mengatakan, pihaknya telah disampaikan langsung kepada Presiden Yudhoyono. Tapi dengan semua pertimbangan, nomor satu Indonesia telah meminta elang atau elang sebagai logo maskot.
"Pertimbangan Presiden, karena elang atau elang adalah hewan yang telah lama identik dengan kedekatan yang sangat Sumatera Selatan dan secara historis terutama sebagai simbol Sriwijaya Sumatera Selatan," jelasnya.
DANIEL (tengah) bersama barisan pemain badminton wanita negara menunjukkan pingat serta replika cek yang diraih selepas diumumkan selaku penerima anugerah Olimpian Lelaki dan Wanita 2009 di Kuala Lumpur malam tadi.
PERENANG sensasi, Daniel Bego dan skuad badminton wanita negara diumumkan sebagai penerima anugerah Olimpian Lelaki dan Wanita 2009 di Wisma Majlis Olimpik Malaysia (MOM), Kuala Lumpur malam tadi.
Daniel, 20, dipilih sebagai penerima anugerah itu di atas kejayaannya merangkul lima pingat emas dan memperbaharui empat rekod Sukan SEA dalam acara 100, 200, 400 gaya bebas dan 100 meter kuak kupu-kupu pada Sukan SEA XXV di Laos, Disember lalu.
Ini kali kedua Daniel merangkul anugerah itu selepas kali pertama mene- rimanya pada 2007 di atas kejayaan menyumbang dua pingat emas dalam acara 100m kuak kupu-kupu dan 200m gaya bebas dan mencipta rekod baru kejohanan pada Sukan SEA di Korat, Thailand.
"Selepas ini, fokus saya untuk memenangi pingat pada Sukan Asia di Guangzhou China dan Sukan Komanwel New Delhi, India tahun ini," kata Daniel semalam.
Kejayaan pasukan badminton wanita negara yang melakar sejarah menamatkan penantian 34 tahun pingat emas untuk Malaysia selepas menewaskan Indonesia pada perlawanan akhir Sukan SEA di Laos memboleh- kan mereka menerima anugerah Olimpian Wanita 2009.
Sepuluh pemain yang menganggotai pasukan itu terdiri daripada pemain perseorangan wanita, Wong Mew Choo, Lydia Cheah, Tee Jing Yi, Sannatasah Saniru dan beregu, Chin Eei Hui-Wong Pei Tty, Chong Sook Chin- Woon Khe Wei serta Goh Liu Ying-Ng Hui Lin.
Kedua-dua penerima anugerah tertinggi itu membawa pulang wang tunai RM10,000 dan sebuah trofi yang disampaikan Timbalan Perdana Menteri, Tan Sri Muhyiddin Yassin dan Presiden Majlis Olimpik Malaysia, Tunku Imran Tuanku Ja'afar.
Pada majlis itu, Timbalan Presiden MOM, Datuk Dr. M. Jegathesan dianu- gerahkan Trofi Sukan dan Memerangi Dadah Majlis Olimpik Antarabangsa (IOC).
Beliau yang juga seorang doktor, pernah mewakili negara dalam tiga Sukan Olimpik pada 1960, 1964 dan 1968 dan menjadi tokoh sukan paling lantang memerangi penggunaan dadah dalam sukan sejak beliau menjadi anggota Jawatankuasa Perubatan MOM sekitar tahun 1980-an.
Subscribe to:
Posts (Atom)