PALEMBANG - Panitia seleksi penerimaan Liaison Officer (LO) SEA Games 2011 meluluskan 300 dari 600 lebih peserta pada seleksi tahap pertama, Minggu (8/8). Para peserta akan kembali mengikuti seleksi tahap akhir hingga terpilih menjadi 50 orang yang akan ditugaskan mendampingi tamu VIP perhelatan akbar se-Asia Tenggara. “Pengumuman dapat dilihat di Sekretariat KONI Sumsel Senin (9/10). Nama-nama yang sudah terpilih diwajibkan meregistrasi ulang,” jelas Wakil Ketua II KONI Sumsel Dhennie Zaenal, Minggu (8/8)
Menurut Dhennie, 300 peserta ini lulus dan memenuhi kriteria dalam ujian tahap pertama. Mereka lolos dalam tes wawancara bahasa Inggris, wawasan kebudayaan dan pariwisata Sumsel.
”Tes tahap pertama memang dilakukan dalam bentuk wawancara,” jelas Dhennie.
Selanjutnya mereka akan mengikuti tes tahap kedua yang digelar pada 20 Agustus nanti. Tes tahap kedua adalah tertulis.
Peserta diwajibkan menjawab pertanyaan dalam bahasa Inggris, tes tertulis tentang wawasan kebudayaan dan pariwisata Sumsel serta psikotes.
“Untuk itu 300 orang yang lulus wajib melakukan registrasi ulang, sebab dari 300 itu kembali kita seleksi menjadi 50 orang saja,” jelasnya.
Dhennie berharap para peserta yang nama-nama tertera di pengumuman diwajibkan mendaftar ulang di Hotel The Jaya Karta Diara Senin (9/8) pukul 18.00.”Bagi mereka yang tidak hadir dianggap mengundurkan diri,” jelasnya.
Seusai menerima 50 LO, pihaknya KONI kembali menyeleksi 10 LO. Kemungikinan akan diambil dari sisa 300 peserta yang dinyatakan lulus seleksi tahap pertama.
”Mereka bertugas membantu menyelenggarakan SEA Games dan mendampingi para tamu VIP dari negara-negara peserta,” jelasnya. (ndr)
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Kamis (5/8) bersama Menteri PU Joko Kirmanto,
Menpan-RB EE Mangindaan dan Mendagri Gamawan Fauzi sebelum Raker III Presiden
dan Para Menteri, Gubernur serta Ketua DPRD Provinsi se Indonesia di Istana
Kepresidenan Bogor Jabar
Menpan-RB EE Mangindaan dan Mendagri Gamawan Fauzi sebelum Raker III Presiden
dan Para Menteri, Gubernur serta Ketua DPRD Provinsi se Indonesia di Istana
Kepresidenan Bogor Jabar

Sumatera Selatan siap bersanding dengan DKI Jakarta, menggelar pesta olahraga dua tahunan Sea Games XXVI , Nopember mendatang.Kepastian DKI mendampingi Palembang Sumatera Selatan yang terlebih dahulu diputuskan, diumumkan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono disela-sela tatap muka dengan atlit yang tergabung dalam Program Indonesia Emas (Prima ) di Pusdik Kopassus , Batujajar, Bandung Jawa Barat, Jumat petang (6/8).
Kenapa Sumatera Selatan, menurut Presiden karena Daerah ini dinilai paling siap untuk menyelenggarakan Pesta Olahraga bertaraf Internasional ini. Pada kesempatan itu Presiden secara khusus langsung menanyakan Kesiapan Sumsel kepada Gubernur Alex Noerdin " Siap ya Pak Gubernur " tanya SBY yang dijawab dengan anggukan Kepala dan kata-kata "Siap Bapak Presiden"
Kehadiran Presiden Sore itu didampingi Ibu Negara Hj.Ani Bambang Yudhoyono dan sejumlah Menteri dan disambut Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Wagub Dede Yusuf serta Ketua KONI/KOI Rita Subowo sebagai Penanggung Jawab Pelaksanaan Indonesia Prima.
Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin yang didampingi Ketua KONI Sumsel Mudai Madang saat itu hadir bersama Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo yang juga penyelenggara Seagames 2011 mendatang.
Dalam Sambutanya Presiden mengatakan untuk menghadapi Event-event Olahraga semua pihak diharapkan agar mempersiapkan perencanaan dengan baik karena ini merupakan syarat utama dalam meraih prestasi, Tanpa perencanaan yang baik tidak mungkin Medali Emas akan kita dapatkan.
"Syarat kita dapat meraih emas adalah harus merencanakan dengan baik. Kita akan menghadapi Asian Games XVI di Tiongkok ( China ), setelah itu SEA Games XXVI di Palembang dan Jakarta , setelah itu olimpiade di London tahun 2012. Ketiga event internasional tersebut harus terencanakan dengan baik," kata Presiden SBY.
Di tempat yang sama , Gubernur Sumatera Selatan Alex Nurdin yang ditemui wartawan mengatakan, sejak awal Presiden SBY sudah menetapkan Palembang sebagai tempat Upacara Pembukaan dan Penutupan Sea Games -26 pada rapat terbatas di Istana Negara beberapa waktu lalu.
"Hari ini (Jumat-red) kita dengar sendiri duluan Palembang yang disebut khan..?? ..."Kata Alex Nurdin yang tidak dapat menutupi rasa gembiranya .
Lebih Lanjut Alex Nurdin mengemukakan, siap berpartner dengan Jakarta untuk mensukseskan penyelenggaraan sea Games XXVI.
" kemungkinan juga cabang yang akan dipertandingkan akan bertambah kemungkinan Palembang akan kebagian 24 cabang olahraga dari 42 cabang yang dipertandingkan"Kata Alex Nurdin lagi.
Sementara Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng menegaskan,dua tempat penyelenggara Sea Games akan lebih efissien dalam hal pendanaan "Setelah awalnya di empat provinsi kita lihat dari sisi manajemen dan pembiayaan lebih merepotkan. Dari Hasil SEA Games council meeting, negara lain juga mengeluhkan di empat provinsi. Mereka minta dikurangi karena koordinasinya susah," papar Andi.
Ia melanjutkan, "Setelah mendengar aspirasi, terutama dari negara lain, maka yang optimal adalah dua tempat. Penyelenggaraan SEA Games adalah wajah kita, jadi akan dicari yang terbaik, yaitu Palembang dan DKI Jakarta."kata Andi Malarangeng.
-Foto
-Gubernur Sumsel H Alex Noerdin bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono usai acara Tatap Muka dengan Atlet Indonesia Prima di Markas Kopasus Batujajar Bandung Jabar, Jum'at petang (6/8)
Senin, 9 Agustus 2010 | 15:58 WIB
PALEMBANG, KOMPAS.com--Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, H Marzuki Alie, membuka Festival Palembang Darussalam XII di halaman Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/8) malam, digelar hingga 28 Agustus.
Saat membuka festival ini, Marzuki berharap dapat melibatkan raja-raja dari daerah lain, bahkan kerajaan melayu, seperti Malaysia dan Brunei Darussalam. "Kegiatan seperti harus ditingkatkan lagi, dan juga diselenggarakan dengan meriah yang melibatkan para raja-raja di tanah air dan juga raja melayu di negara tetangga," ujar Ketua DPR, di hadapan Wali Kota Palembang, H Eddy Santana Putra, dan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, beserta para tokoh masyarakat Kota Palembang.
Festival yang diselenggarakan Keluarga Besar Palembang Darussalam (Kerukunan Keluarga Palembang) tersebut, merupakan acara tahunan bekerjsama dengan Pemerintah Kota Palembang untuk menyambut bulan suci Ramadhan.
H Eddy Sanata Putra, Wali Kota Palembang mengatakan kesiapan untuk meramaikan dengan berbagai kegiatan di kota tertua itu, antara lain dengan menyiapkan areal yang dapat dipergunakan untuk melakukan acara seni dan budaya.
Ia berharap, ke depan kegiatan itu akan dioptimalkan dengan dukungan biaya melalui APBD Kota Palembang, sehingga dapat terselenggara dengan lebih baik lagi.
Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin menyatakan bahwa festival itu pada tahun depan bakal digeser waktu pelaksanaannya.
Menurut dia, tujuan pergeseran untuk ikut memeriahkan pembukaan SEA Games XXVI tahun 2011. "Dengan demikian kesenian daerah kita, dapat disaksikan oleh mereka yang datang dari negara tetangga sebagai kontigen olahraga di Asia Tenggara itu," kata Alex pula.
Rangkaian Festival Darussalam, antara lain Musabaqah Tilawatil Quran, lomba adzan, ngarak pengantin, mewarnai gambar bangunan bersejarah, lomba lukis nuansa islami, pancak silat, festival masakan Palembang, lomba pantun, Cerios Bebaso Palembang, dan karnaval mobil hias.
PALEMBANG, KOMPAS.com--Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, H Marzuki Alie, membuka Festival Palembang Darussalam XII di halaman Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/8) malam, digelar hingga 28 Agustus.
Saat membuka festival ini, Marzuki berharap dapat melibatkan raja-raja dari daerah lain, bahkan kerajaan melayu, seperti Malaysia dan Brunei Darussalam. "Kegiatan seperti harus ditingkatkan lagi, dan juga diselenggarakan dengan meriah yang melibatkan para raja-raja di tanah air dan juga raja melayu di negara tetangga," ujar Ketua DPR, di hadapan Wali Kota Palembang, H Eddy Santana Putra, dan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, beserta para tokoh masyarakat Kota Palembang.
Festival yang diselenggarakan Keluarga Besar Palembang Darussalam (Kerukunan Keluarga Palembang) tersebut, merupakan acara tahunan bekerjsama dengan Pemerintah Kota Palembang untuk menyambut bulan suci Ramadhan.
H Eddy Sanata Putra, Wali Kota Palembang mengatakan kesiapan untuk meramaikan dengan berbagai kegiatan di kota tertua itu, antara lain dengan menyiapkan areal yang dapat dipergunakan untuk melakukan acara seni dan budaya.
Ia berharap, ke depan kegiatan itu akan dioptimalkan dengan dukungan biaya melalui APBD Kota Palembang, sehingga dapat terselenggara dengan lebih baik lagi.
Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin menyatakan bahwa festival itu pada tahun depan bakal digeser waktu pelaksanaannya.
Menurut dia, tujuan pergeseran untuk ikut memeriahkan pembukaan SEA Games XXVI tahun 2011. "Dengan demikian kesenian daerah kita, dapat disaksikan oleh mereka yang datang dari negara tetangga sebagai kontigen olahraga di Asia Tenggara itu," kata Alex pula.
Rangkaian Festival Darussalam, antara lain Musabaqah Tilawatil Quran, lomba adzan, ngarak pengantin, mewarnai gambar bangunan bersejarah, lomba lukis nuansa islami, pancak silat, festival masakan Palembang, lomba pantun, Cerios Bebaso Palembang, dan karnaval mobil hias.
Sriwijaya Post - Sabtu, 7 Agustus 2010 21:43 WIB
PALEMBANG —Konsep Glory of Sriwijaya dan usulan tari Gending menjadi bagian dari acara utama opening-closing SEA Games 11 November 2011 mendatang, menjadi pembahasan utama dalam rapat antara pihak KONI Sumsel, koreografer kenamaan Denny Malik dan Dewan Kesenian Sumsel, di Ruang Pertemuan Rumah Makan Pagi-Sore, Sabtu (7/8).
Denny Malik mengusulkan konsep tentang Glory of Sriwijaya yang menyampaikan tentang masa kejayaan kerajaan Sriwijaya, masa sekarang dan yang akan datang. Ia juga mengharapkan tari Gending Sriwijaya yang sangat identik dengan Sumsel akan rangkaian acara kolosal.”Tari Gending adalah tari khas Sumsel dan sudah dikenal di tingkat nasional, maka saya usulkan tari ini akan ada di acara opening-closing SEA Games,” jelas Denny.
Meski demikian Denny tetap meminta tanggapan dari para ahli seni dan budaya Sumatera Selatan. Sebab tari Gending adalah tarian khas dan menjadi ikon Sumsel. Tentunya ada beberapa hal yang perlu dibahas lebih lanjut, terutama untuk gerakan dan durasinya.
“Jika nantinya bisa dikolaborasikan dengan beberapa gerakan lainnya, maka Gending Sriwijaya sangat bagus dalam pembukaannya. Tetapi inikan sudah menjadi ikon Sumsel, sehingga harus
meminta pendapat para ahli seni dan budaya Sumsel,” jelas Denny Malik.
Sebab jika tari Gending adalah ikon Sumsel dan tidak bisa keluar dari pakemnya, maka harus ada usulan tari lain khas Sumsel. Makanya ia tidak mau merusak pakem yang ada. Tentunya butuh masukan-masukan. “Artinya ada tarian khusus khas Sumsel seperti tari piring misalnya. Namun saya tetap berharap ada tari Gending di pembukaan,” jelas Denny.
Mengenai usulan Denny ini ditanggapi oleh Pebri dari Dewan Kesenian Sumsel. Menurut ia tari gending kiranya sudah sesuai dengan khas Sumsel. Namun untuk membahas ini perlulah diadakan rapat koordinasi lanjutan. Ia juga menghimbau agar para seniman dan budayawan Sumsel dilibatkan secara penuh.
Mengenai hal ini Denny sudah memiliki komitmen bahwa dia hanyalah pengatur teknis, selebihnya ide-ide dan kreativitas adalah milik seniman dan budayawan Sumsel. Sebab menurut Denny, SEA Games adalah perhelatan se-Asia Tenggara, artinya Sumsel membawa nama Indonesia. Namun
karena pembukaan di Sumsel maka perlu kiranya menonjolkan kebudayaan dan seni khas Sumsel. Sebab pertunjukkan akan dilaksanakan secara outdoor. Artinya akan banyak melibat orang secara kolosal, semuanya akan berkaitan dengan efek teknologi.
“Di sana kita membutuhkan banyak pelaku seni, koreografer, pelatih dan penari, kostum, model, desainer, kurator dan terutama musisi tradisional dari Sumsel,” jelas Denny.
Persiapan Rampung September
Ditambahkan Wakil Ketua II KONI Sumsel Dhennie Zaenal, ditargetkan, persiapan opening-closing SEA Games rampung akhir bulan September 2011. Untuk itu Sumsel bergerak cepat, sebab waktu persiapan terbilang sangat singkat.
“Persiapan SEA Games memang harus benar-benar matang. Artinya tidak semudah membalik telapak tangan. Sebab komponen harus diperhatikan dengan detail,” kata Wakil Ketua II KONI Sumsel, Dhennie Zaenal.
Sebab menurut Dhennie, waktu yang dimiliki terbilang sangat singkat yakni kurang lebih satu tahun saja. Persiapan juga terpotong waktu puasa, sehingga maksimalnya panitia bergerak sejak bulan Oktober dan selesai pada Semptember.”September itu ditargetkan persiapan sudah matang. Sehingga waktu 2 bulan kita itu adalah tahap penghalusannya. Terutama untuk acara opening-closingnya,” jelas Dhennie.(ndr)
PALEMBANG —Konsep Glory of Sriwijaya dan usulan tari Gending menjadi bagian dari acara utama opening-closing SEA Games 11 November 2011 mendatang, menjadi pembahasan utama dalam rapat antara pihak KONI Sumsel, koreografer kenamaan Denny Malik dan Dewan Kesenian Sumsel, di Ruang Pertemuan Rumah Makan Pagi-Sore, Sabtu (7/8).
Denny Malik mengusulkan konsep tentang Glory of Sriwijaya yang menyampaikan tentang masa kejayaan kerajaan Sriwijaya, masa sekarang dan yang akan datang. Ia juga mengharapkan tari Gending Sriwijaya yang sangat identik dengan Sumsel akan rangkaian acara kolosal.”Tari Gending adalah tari khas Sumsel dan sudah dikenal di tingkat nasional, maka saya usulkan tari ini akan ada di acara opening-closing SEA Games,” jelas Denny.
Meski demikian Denny tetap meminta tanggapan dari para ahli seni dan budaya Sumatera Selatan. Sebab tari Gending adalah tarian khas dan menjadi ikon Sumsel. Tentunya ada beberapa hal yang perlu dibahas lebih lanjut, terutama untuk gerakan dan durasinya.
“Jika nantinya bisa dikolaborasikan dengan beberapa gerakan lainnya, maka Gending Sriwijaya sangat bagus dalam pembukaannya. Tetapi inikan sudah menjadi ikon Sumsel, sehingga harus
meminta pendapat para ahli seni dan budaya Sumsel,” jelas Denny Malik.
Sebab jika tari Gending adalah ikon Sumsel dan tidak bisa keluar dari pakemnya, maka harus ada usulan tari lain khas Sumsel. Makanya ia tidak mau merusak pakem yang ada. Tentunya butuh masukan-masukan. “Artinya ada tarian khusus khas Sumsel seperti tari piring misalnya. Namun saya tetap berharap ada tari Gending di pembukaan,” jelas Denny.
Mengenai usulan Denny ini ditanggapi oleh Pebri dari Dewan Kesenian Sumsel. Menurut ia tari gending kiranya sudah sesuai dengan khas Sumsel. Namun untuk membahas ini perlulah diadakan rapat koordinasi lanjutan. Ia juga menghimbau agar para seniman dan budayawan Sumsel dilibatkan secara penuh.
Mengenai hal ini Denny sudah memiliki komitmen bahwa dia hanyalah pengatur teknis, selebihnya ide-ide dan kreativitas adalah milik seniman dan budayawan Sumsel. Sebab menurut Denny, SEA Games adalah perhelatan se-Asia Tenggara, artinya Sumsel membawa nama Indonesia. Namun
karena pembukaan di Sumsel maka perlu kiranya menonjolkan kebudayaan dan seni khas Sumsel. Sebab pertunjukkan akan dilaksanakan secara outdoor. Artinya akan banyak melibat orang secara kolosal, semuanya akan berkaitan dengan efek teknologi.
“Di sana kita membutuhkan banyak pelaku seni, koreografer, pelatih dan penari, kostum, model, desainer, kurator dan terutama musisi tradisional dari Sumsel,” jelas Denny.
Persiapan Rampung September
Ditambahkan Wakil Ketua II KONI Sumsel Dhennie Zaenal, ditargetkan, persiapan opening-closing SEA Games rampung akhir bulan September 2011. Untuk itu Sumsel bergerak cepat, sebab waktu persiapan terbilang sangat singkat.
“Persiapan SEA Games memang harus benar-benar matang. Artinya tidak semudah membalik telapak tangan. Sebab komponen harus diperhatikan dengan detail,” kata Wakil Ketua II KONI Sumsel, Dhennie Zaenal.
Sebab menurut Dhennie, waktu yang dimiliki terbilang sangat singkat yakni kurang lebih satu tahun saja. Persiapan juga terpotong waktu puasa, sehingga maksimalnya panitia bergerak sejak bulan Oktober dan selesai pada Semptember.”September itu ditargetkan persiapan sudah matang. Sehingga waktu 2 bulan kita itu adalah tahap penghalusannya. Terutama untuk acara opening-closingnya,” jelas Dhennie.(ndr)
Hancurnya Majapahit di Jawa secara tidak langsung memberikan andil pada kekuatan lama hasil dari Ekspedisi Pamalayu di Sumatera. Beberapa tokoh penting di balik hancurnya Majapahit seperti Raden Patah, Ario Dillah (Ario Damar), dan Pati Unus merupakan tokoh-tokoh yang erat kaitanya dengan Palembang. Setelah Kesultanan Demak yang merupakan pengganti Majapahit di Jawa berdiri, di Palembang tak lama kemudian berdiri pula Kesultanan Palembang Darussalam dengan "Susuhunan Abddurrahaman Khalifatul Mukmiminin Sayyidul Iman" sebagai raja pertamanya. Kerajaan ini mengawinkan dua kebudayaan, maritim peninggalan dari Sriwijaya dan agraris dari Majapahit dan menjadi pusat perdagangan yang paling besar di Semenanjung Malaka pada masanya. Salah satu raja yang paling terkenal pada masa ini adalah Sultan Mahmud Badaruddin II yang sempat menang tiga kali pada pertempuran melawan Eropa (Belanda dan Inggris).
Setelah jatuhnya Kesultanan Palembang Darussalam pasca kalahnya Sultan Mahmud Badaruddin II pada pertempuran besar yang melibatkan Jendral de Kock, Palembang nyaris menjadi kerajaan bawahan. Beberapa sultan setelah Sultan Mahmud Badaruddin II yang menyatakan menyerah kepada Belanda, berusaha untuk memberontak tetapi kesemuanya gagal dan berakhir dengan pembumihangusan bangunan kesultanan. Setelah itu Palembang dibagi menjadi dua keresidenan besar, dan pemukiman di Palembang dibagi menjadi daerah Ilir dan Ulu.
Subscribe to:
Posts (Atom)