TEMPO Interaktif, Jakarta - Wakil Presiden RI, Budiono, bersama Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Alifian Mallarangeng, akan segera mengecek langsung persiapan Palembang sebagai salah satu tuan rumah SEA Games 2011. Langkah ini untuk memastikan pembangunan tempat pertandingan sudah sesuai jadwal.
"Kami akan mengecek apakah perkembangannya sudah sesuai jadwal, apabila masih lambat akan kita cari apa permaslahannya sehingga bisa siap sesuai rencana," kata Andi dalam rapat dengan Komisi X DPR, Rabu (19/1).
Andi terus memantau persiapan pesta olahraga se-ASEAN di Palembang. Bahkan, ia membentuk tim khusus yang bertugas memantau perkembangannya. "Setelah pengecekan ini, kami akan terus mengecek kemajuannya setiap bulan," tegas Andi.
Menurut Andi, kesiapan Palembang memang masih jauh dibandingkan Jakarta. "Kalau di Jakarta sudah 80-90 persen tinggal perbaikan saja," katanya. Pekerjaan rumah terberart panitia penyelenggara di ibu kota ini, hanyalah menyiapkan track untuk balap sepeda di Rawa Mangun, Jakarta Timur yang saat ini baru 60 persen.
Ini berbeda dengan Palembang. Kota ini masih harus membangun berbagai tempat pertandingan karena sebelumnya belum ada fasilitasnya. Sehingga, perlu terus dipantau. Komisi X DPR juga mendesak Andi untuk memastikan persiapan SEA Games karena bulan Juli harus sudah siap.
Anggota Komisi X DPR, Angelina Sondakh, mengingatkan bahwa pemerintah juga harus mempersiapkan kejuaraan penyandang orang cacat Asian Paragames yang akan berlangsung di Solo. "Mempersiapkan kejuaraan untuk orang cacat juga diamanatkan oleh Undang-Undang," kata dia.
Pimpinan rapat, Mahyuddin menyimpulkan, untuk persiapan dan anggaran SEA Games 2010 dan Asian Paragames, Menpora harus membentu Panja evaluasi pelaksanaan SEA Games 2011 dalam rangka evaluasi persiapan infrastruktur, venue (tempat pertandingan), dan kesiapan SDM.
Rinda Widiastuti
Ini untuk menyesuaikan dengan atmosfer SEA Games.
VIVAnews - Timnas Indonesia Pra Olimpiade akan menjalani laga perdana melawan Turkemenistan pada 23 Februari 2011.
Namun, tidak seperti laga tim senior yang digelar di Jakarta, pertandingan ini akan digelar di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan.
"Pertandingan Pra Olimpiade melawan Turkmenistan akan digelar di Palembang jam 07.00 malam," kata Sekjen PSSI, Nugraha Besoes kepada wartawan di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa 18 Januari 2011.
"Ini untuk aklimatisasi, menyesuaikan atmosfer karena nanti pertandingan SEA Games akan berlangsung di sana juga," lanjut Nugraha.
Tercatat 25 pemain terpilih masuk timnas Pra Olimpiade. Para pemain ini akan masuk Training Camp pada 24 Januari 2011 mendatang. Komposisi pemain terdiri atas tiga orang kiper, enam defender, 10 gelandang dan enam striker.
• VIVAnews
VIVAnews - Timnas Indonesia Pra Olimpiade akan menjalani laga perdana melawan Turkemenistan pada 23 Februari 2011.
Namun, tidak seperti laga tim senior yang digelar di Jakarta, pertandingan ini akan digelar di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan.
"Pertandingan Pra Olimpiade melawan Turkmenistan akan digelar di Palembang jam 07.00 malam," kata Sekjen PSSI, Nugraha Besoes kepada wartawan di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa 18 Januari 2011.
"Ini untuk aklimatisasi, menyesuaikan atmosfer karena nanti pertandingan SEA Games akan berlangsung di sana juga," lanjut Nugraha.
Tercatat 25 pemain terpilih masuk timnas Pra Olimpiade. Para pemain ini akan masuk Training Camp pada 24 Januari 2011 mendatang. Komposisi pemain terdiri atas tiga orang kiper, enam defender, 10 gelandang dan enam striker.
• VIVAnews
JAKARTA--MICOM: Masih belum siapnya beberapa arena pertandingan atau venue SEA Games ke-26 di Palembang, Sumatra Selatan, membuat Komisi X dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi A Mallarangeng mengambil tindakan. Dalam rapat kerja (raker) Komisi X DPR RI di Senayan, Jakarta, Rabu (19/1), terungkap masih banyak venue yang belum siap.
"Komisi X dan Menpora sepakat membentuk panja evaluasi persiapan pelaksanaan SEA Games 2011 dalam rangka melakukan evaluasi kesiapan penyediaan infrastruktur, venue, dan kesiapan sumber daya manusia," ujar pimpinan rapat kerja Mahyuddin NS usai rapat kerja Komisi X dengan Menpora di DPR.
Belum siapnya beberapa venue diungkapkan oleh Dedi 'Mi'ing' Gumelar dari Fraksi PDIP. Menurut Dedi, sampai saat ini, wisma atlet belum ada tanda-tanda siap. Hanya ada pancang dan dihiasi oleh rumput yang tinggi. "Tidak ada ekskavator," cetusnya.
Padahal, semua fasilitas untuk SEA Games harus selesai enam bulan sebelumnya. Dengan sisa waktu empat bulan, Dedi menilai tidak akan cukup untuk penyelesaian konstruksi bangunan. Selain itu, juga tidak mudah untuk memindahkan 21 cabang olahraga yang akan ditandingkan di Palembang ke Jakarta.
Andi dalam kesempatan itu mengatakan, pada Kamis (21/1), dirinya akan mendampingi Wakil Presiden Boediono untuk meninjau langsung kesiapan Palembang. (OL-5)
"Komisi X dan Menpora sepakat membentuk panja evaluasi persiapan pelaksanaan SEA Games 2011 dalam rangka melakukan evaluasi kesiapan penyediaan infrastruktur, venue, dan kesiapan sumber daya manusia," ujar pimpinan rapat kerja Mahyuddin NS usai rapat kerja Komisi X dengan Menpora di DPR.
Belum siapnya beberapa venue diungkapkan oleh Dedi 'Mi'ing' Gumelar dari Fraksi PDIP. Menurut Dedi, sampai saat ini, wisma atlet belum ada tanda-tanda siap. Hanya ada pancang dan dihiasi oleh rumput yang tinggi. "Tidak ada ekskavator," cetusnya.
Padahal, semua fasilitas untuk SEA Games harus selesai enam bulan sebelumnya. Dengan sisa waktu empat bulan, Dedi menilai tidak akan cukup untuk penyelesaian konstruksi bangunan. Selain itu, juga tidak mudah untuk memindahkan 21 cabang olahraga yang akan ditandingkan di Palembang ke Jakarta.
Andi dalam kesempatan itu mengatakan, pada Kamis (21/1), dirinya akan mendampingi Wakil Presiden Boediono untuk meninjau langsung kesiapan Palembang. (OL-5)
JAKARTA, (PRLM).- Pembangunan venues pertandingan untuk SEA Games mendatang lambat namun masih berjalan sesuai dengan jadwal. Hal itu dikatakan Menpora Andi A. Mallarangeng di Jakarta, Rabu.
Seperti diketahui, pihak Komisi X DPR RI mempertanyakan kelambatan pembangunan venues dan kesiapan Palembang menjadi tuan rumah SEA Games. Akibatnya Komisi X DPR mengancam memindahkan pelaksanaan SEAG mendatang ke Jakarta untuk mengirit biaya.
Sedangkan Menpora menuturkan, pihaknya beserta Wakil Presiden RI Budiono akan segera mengecek langsung persiapan Palembang sebagai tuan rumah utama. Langkah ini untuk memastikan pembangunan tempat pertandingan sudah sesuai jadwal.
"Kami akan mengecek apakah perkembangannya sudah sesuai jadwal. Jika masih berjalan on track alhamdulillah, tapi apabila masih lambat akan kita cari apa permasalahannya apa bisa siap sesuai rencana, yakni pada Juli mendatang," kata Andi.
Menurut Andi, selama ini pihaknya selalu mengecek kemajuan persiapan setiap bulannya melalui tim khusus yang dibentuk Menpora. Dari laporan bulanan selama ini, pembangunan venues meski lambat tapi masih berjalan sesuai jadwal.
"Kesiapan Palembang memang masih jauh dibandingkan Jakarta. Kalau di Jakarta sudah 80-90 persen tinggal perbaikan saja. Perbaikan terberat mungkin hanya perbaikan trek balap sepeda di Rawa Mangun," ungkapnya.
Sesuai dengan permintaan komisi X DPR RI, menurut Andi, pihaknya akan segera membentuk Panja evaluasi pelaksanaan SEA Games 2011 dalam rangka evaluasi persiapan infrastruktur, venue (tempat pertandingan), dan kesiapan SDM. (A-161/A-26).***
Seperti diketahui, pihak Komisi X DPR RI mempertanyakan kelambatan pembangunan venues dan kesiapan Palembang menjadi tuan rumah SEA Games. Akibatnya Komisi X DPR mengancam memindahkan pelaksanaan SEAG mendatang ke Jakarta untuk mengirit biaya.
Sedangkan Menpora menuturkan, pihaknya beserta Wakil Presiden RI Budiono akan segera mengecek langsung persiapan Palembang sebagai tuan rumah utama. Langkah ini untuk memastikan pembangunan tempat pertandingan sudah sesuai jadwal.
"Kami akan mengecek apakah perkembangannya sudah sesuai jadwal. Jika masih berjalan on track alhamdulillah, tapi apabila masih lambat akan kita cari apa permasalahannya apa bisa siap sesuai rencana, yakni pada Juli mendatang," kata Andi.
Menurut Andi, selama ini pihaknya selalu mengecek kemajuan persiapan setiap bulannya melalui tim khusus yang dibentuk Menpora. Dari laporan bulanan selama ini, pembangunan venues meski lambat tapi masih berjalan sesuai jadwal.
"Kesiapan Palembang memang masih jauh dibandingkan Jakarta. Kalau di Jakarta sudah 80-90 persen tinggal perbaikan saja. Perbaikan terberat mungkin hanya perbaikan trek balap sepeda di Rawa Mangun," ungkapnya.
Sesuai dengan permintaan komisi X DPR RI, menurut Andi, pihaknya akan segera membentuk Panja evaluasi pelaksanaan SEA Games 2011 dalam rangka evaluasi persiapan infrastruktur, venue (tempat pertandingan), dan kesiapan SDM. (A-161/A-26).***
PALEMBANG--MICOM: Maskot SEA Games berupa Komodo akan diresmikan di Jakarta, Sabtu (15/1) bersamaan pelantikan pengurus panitia besar pesta olahraga se-Asia Tenggara, November 2011.
Wakil Ketua Umum II KONI Sumsel, Dhennie Zainal di Palembang, Sumatra Selatan, Jumat (14/1) mengatakan, memang maskot SEA Games akan diresmikan di Taman Mini Indonesia bersamaan pelantikan pantia besar pesta olahraga akbar itu. Dengan diresmikannya maskot SEA Games itu sehingga pelaksanaan pesta olahraga internasional tersebut sudah memiliki ciri khusus, kata dia lagi.
Maskot SEA Games merupakan pelengkap bagi peserta bila mendapatkan medali dalam pertandingan nanti, kata Dhennie yang juga panitia pusat itu. Oleh karena itu maskot tersebut harus dimiliki setiap pertandingan olahraga, terutama yang diikuti berbagai cabang olahraga SEA Games, ujar dia pula.
Dikatakannya, setelah diresmikannya maskot SEA Games itu pihaknya akan mensosialisasikan ciri khas pesta olahraga yang dilaksanakan pertama di luar Pulau Jawa itu.
Menurut dia, maskot tersebut penting disosialisasikan karena pesta olahraga akbar tersebut merupakan kebanggaan tersendiri bagi daerah terutama KONI Sumsel.
Ketika ditanya tentang jumlah utusan Sumsel yang masuk kepengurusan panitia besar, ia mengatakan, ada 15 orang kesemuanya sudah mewakili cabang olahraga dan kepentingan penyelenggaraan SEA Games. Ia berharap, dengan dilantiknya kepengurusan nanti pelaksanaan tugas semakin jelas dan kegiatan yang sudah ada bisa dimulai.
SEA Games khusus di Palembang, Sumsel akan mempertandingkan 22 cabang olahraga yang fasilitasnya saat ini sebagian sedang dibangun, dan ada beberapa hanya melakukan perbaikan saja agar sesuai standar internasional.
Selain tempat pertandingan sejumlah cabang olahraga, Sumsel juga dipercaya menjadi tuan rumah pembukaan dan penutupan pesta olahraga yang diikuti ribuan peserta dari utusan 11 negara tersebut, tambah dia. (Ant/OL-2)
Wakil Ketua Umum II KONI Sumsel, Dhennie Zainal di Palembang, Sumatra Selatan, Jumat (14/1) mengatakan, memang maskot SEA Games akan diresmikan di Taman Mini Indonesia bersamaan pelantikan pantia besar pesta olahraga akbar itu. Dengan diresmikannya maskot SEA Games itu sehingga pelaksanaan pesta olahraga internasional tersebut sudah memiliki ciri khusus, kata dia lagi.
Maskot SEA Games merupakan pelengkap bagi peserta bila mendapatkan medali dalam pertandingan nanti, kata Dhennie yang juga panitia pusat itu. Oleh karena itu maskot tersebut harus dimiliki setiap pertandingan olahraga, terutama yang diikuti berbagai cabang olahraga SEA Games, ujar dia pula.
Dikatakannya, setelah diresmikannya maskot SEA Games itu pihaknya akan mensosialisasikan ciri khas pesta olahraga yang dilaksanakan pertama di luar Pulau Jawa itu.
Menurut dia, maskot tersebut penting disosialisasikan karena pesta olahraga akbar tersebut merupakan kebanggaan tersendiri bagi daerah terutama KONI Sumsel.
Ketika ditanya tentang jumlah utusan Sumsel yang masuk kepengurusan panitia besar, ia mengatakan, ada 15 orang kesemuanya sudah mewakili cabang olahraga dan kepentingan penyelenggaraan SEA Games. Ia berharap, dengan dilantiknya kepengurusan nanti pelaksanaan tugas semakin jelas dan kegiatan yang sudah ada bisa dimulai.
SEA Games khusus di Palembang, Sumsel akan mempertandingkan 22 cabang olahraga yang fasilitasnya saat ini sebagian sedang dibangun, dan ada beberapa hanya melakukan perbaikan saja agar sesuai standar internasional.
Selain tempat pertandingan sejumlah cabang olahraga, Sumsel juga dipercaya menjadi tuan rumah pembukaan dan penutupan pesta olahraga yang diikuti ribuan peserta dari utusan 11 negara tersebut, tambah dia. (Ant/OL-2)
Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Husin
TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi 6.000 atlet SEA Games XXVI yang akan berlaga di Palembang, November mendatang, tamu dari 11 negara Asia Tenggara ini akan dikawal para personel jago tembak (gun man) dari TNI/Polri. Selain pengamanan atlet, sejumlah venues juga dapat pengamanan baik secara terbuka maupun tertutup.
Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi lingkup deputi III penyelenggaraan SEA Games XXVI 2011 di ruang rapat Bina Praja Pemprov Sumsel, kemarin. Rapat dipimpin langsung Ketua Deputi III yang dijabat Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Torkis P Siahan. Rapat ini diikuti Asisten III Bidang Kesra Pemprov Sumsel dr H Aidit Aziz dan para ketua bidang deputi III, seperti Kapolresta Palembang, Kombes Pol Cahyo Budisiswanto, dan Asisten Kodam II Sriwijaya.
Torkis P Siahaan mengatakan, kalau rapat digelar soal bidang keamanan merupakan rapat awal dari bidang deputi III penyelenggaraan SEA Games yang membawahi empat bidang yakni bidang keamanan, koordinasi protokoler, tranportasi, dan bidang upacara.
”Setiap bidang memiliki empat seksi terdiri para ketua dan anggotanya, tadi dalam rapat hanya bidang keamanan yang ditambah dua seksi karena dibutuhkan,” katanya.
Seksi yang ditambah di bidang keamanan adalah seksi Security Officer (SO) serta seksi pengamanan wisma atlet. ”Untuk dua seksi ini, orang-orangnya harus pilihan, terutama yang memiliki kemampuan berbahasa Inggris dan menembak. Jumlahnya akan kita bahas lagi, mungkin satu atau dua orang untuk SO, diharapkan nanti berasal dari satuan Intelkam baik Polda atau Kodam II,” papar Torkis.
Selanjutnya, ungkap polisi berbintang satu ini, terhitung sejak rapat awal ini, para kepala bidang dan seksi dipersilakan menggelar rapat lanjutan, mulai melakukan penyusunan petunjuk pelaksanaan teknis lapangan sampai memilih anggota bidang dan seksinya sesuai prosedur. ”Prioritaskan orang-orang yang masuk bidang pengamanan adalah yang memilki kemampuan berbahasa Inggris dan jago tembak,” tegasnya.
Sebelum rapat lanjutan, pada Selasa (25/1/2011), lanjut dia, kabid-kabid sudah bisa membuat gambaran kebutuhan anggaran sementara, guna mendukung tugas dan fungsi mereka masing-masing. ”Mengenai berapa besarannya, silakan disusun dengan baik, dan nanti semuanya disampaikan kembali di rapat berikutnya,” tegasnya. (*)
Editor: Harismanto | Sumber: Sriwijaya Post
TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi 6.000 atlet SEA Games XXVI yang akan berlaga di Palembang, November mendatang, tamu dari 11 negara Asia Tenggara ini akan dikawal para personel jago tembak (gun man) dari TNI/Polri. Selain pengamanan atlet, sejumlah venues juga dapat pengamanan baik secara terbuka maupun tertutup.
Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi lingkup deputi III penyelenggaraan SEA Games XXVI 2011 di ruang rapat Bina Praja Pemprov Sumsel, kemarin. Rapat dipimpin langsung Ketua Deputi III yang dijabat Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Torkis P Siahan. Rapat ini diikuti Asisten III Bidang Kesra Pemprov Sumsel dr H Aidit Aziz dan para ketua bidang deputi III, seperti Kapolresta Palembang, Kombes Pol Cahyo Budisiswanto, dan Asisten Kodam II Sriwijaya.
Torkis P Siahaan mengatakan, kalau rapat digelar soal bidang keamanan merupakan rapat awal dari bidang deputi III penyelenggaraan SEA Games yang membawahi empat bidang yakni bidang keamanan, koordinasi protokoler, tranportasi, dan bidang upacara.
”Setiap bidang memiliki empat seksi terdiri para ketua dan anggotanya, tadi dalam rapat hanya bidang keamanan yang ditambah dua seksi karena dibutuhkan,” katanya.
Seksi yang ditambah di bidang keamanan adalah seksi Security Officer (SO) serta seksi pengamanan wisma atlet. ”Untuk dua seksi ini, orang-orangnya harus pilihan, terutama yang memiliki kemampuan berbahasa Inggris dan menembak. Jumlahnya akan kita bahas lagi, mungkin satu atau dua orang untuk SO, diharapkan nanti berasal dari satuan Intelkam baik Polda atau Kodam II,” papar Torkis.
Selanjutnya, ungkap polisi berbintang satu ini, terhitung sejak rapat awal ini, para kepala bidang dan seksi dipersilakan menggelar rapat lanjutan, mulai melakukan penyusunan petunjuk pelaksanaan teknis lapangan sampai memilih anggota bidang dan seksinya sesuai prosedur. ”Prioritaskan orang-orang yang masuk bidang pengamanan adalah yang memilki kemampuan berbahasa Inggris dan jago tembak,” tegasnya.
Sebelum rapat lanjutan, pada Selasa (25/1/2011), lanjut dia, kabid-kabid sudah bisa membuat gambaran kebutuhan anggaran sementara, guna mendukung tugas dan fungsi mereka masing-masing. ”Mengenai berapa besarannya, silakan disusun dengan baik, dan nanti semuanya disampaikan kembali di rapat berikutnya,” tegasnya. (*)
Editor: Harismanto | Sumber: Sriwijaya Post
Untuk mengawali, ANTV akan menyiarkan secara langsung launching logo dan maskot SEA Games.
VIVAnews - Pesta Olahraga Negara-negara Asia Tenggara (Southeast Asian Games) atau biasa disingkat SEA Games akan digelar di tanah air. Rencananya, ANTV akan menyiarkan pertandingan di SEA Games 2011.
Untuk mengawalinya, ANTV akan menyiarkan secara langsung launching logo dan maskot SEA Games XXVI dari Theater Tanah Airku, Taman Mini Indonesia Indah. Acara yang bertemakan Indonesia Siap “300 Hari Menuju SEA Games 2011” ini berlangsung pada Sabtu, 15 Januari 2011 mulai pukul 21.00-22.30 WIB.
Indonesia Siap “300 Hari Menuju SEA Games 2011” juga akan menghadirkan atlet-atlet dari berbagai cabang olahraga seperti Bambang Pamungkas, Irfan Haarys Bachdim, Richard Sam Bera, Elsa Manora Nasution dan Taufik Hidayat. Tak ketinggalan artis-artis dan band ternama seperti Afgan, Marcell, Delon, Iis Dahlia, Dira Sugandi dan Project Pop.
“Yang menarik dari acara ini adalah perpaduan atlet dan artis yang saat ini menjadi idola kawula muda seperti nama-nama di atas akan membuka acara dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya,” ujar Presiden Direktur ANTV, Dudi
Hendrakusuma sesuai rilis dari ANTV.
Dudi juga menambahkan akan ada pelukis pasir narator yaitu Fauzan yang akan menggambarkan budaya Indonesia, dengan semangat pantang menyerah dan kegagahan burung Garuda terbang tinggi menembus awan. Lalu, cahaya matahari berubah menyilaukan dan meninggalkan bayangan hitam Garuda tersebut, dengan efek grafis bayangan hitam itu berubah menjadi logo SEA Games XXVI.
SEA Games 2011 akan diikuti 11 negara di Asia Tenggara. Indonesia akan menjadi tuan rumah dan menggelarnya di dua kota, Palembang dan Jakarta pada 11-25 November 2011.
• VIVAnews
VIVAnews - Pesta Olahraga Negara-negara Asia Tenggara (Southeast Asian Games) atau biasa disingkat SEA Games akan digelar di tanah air. Rencananya, ANTV akan menyiarkan pertandingan di SEA Games 2011.
Untuk mengawalinya, ANTV akan menyiarkan secara langsung launching logo dan maskot SEA Games XXVI dari Theater Tanah Airku, Taman Mini Indonesia Indah. Acara yang bertemakan Indonesia Siap “300 Hari Menuju SEA Games 2011” ini berlangsung pada Sabtu, 15 Januari 2011 mulai pukul 21.00-22.30 WIB.
Indonesia Siap “300 Hari Menuju SEA Games 2011” juga akan menghadirkan atlet-atlet dari berbagai cabang olahraga seperti Bambang Pamungkas, Irfan Haarys Bachdim, Richard Sam Bera, Elsa Manora Nasution dan Taufik Hidayat. Tak ketinggalan artis-artis dan band ternama seperti Afgan, Marcell, Delon, Iis Dahlia, Dira Sugandi dan Project Pop.
“Yang menarik dari acara ini adalah perpaduan atlet dan artis yang saat ini menjadi idola kawula muda seperti nama-nama di atas akan membuka acara dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya,” ujar Presiden Direktur ANTV, Dudi
Hendrakusuma sesuai rilis dari ANTV.
Dudi juga menambahkan akan ada pelukis pasir narator yaitu Fauzan yang akan menggambarkan budaya Indonesia, dengan semangat pantang menyerah dan kegagahan burung Garuda terbang tinggi menembus awan. Lalu, cahaya matahari berubah menyilaukan dan meninggalkan bayangan hitam Garuda tersebut, dengan efek grafis bayangan hitam itu berubah menjadi logo SEA Games XXVI.
SEA Games 2011 akan diikuti 11 negara di Asia Tenggara. Indonesia akan menjadi tuan rumah dan menggelarnya di dua kota, Palembang dan Jakarta pada 11-25 November 2011.
• VIVAnews
Subscribe to:
Posts (Atom)