Panjat Tebing di Palembang



Sriwijaya Post -

Share |
2508Sts.jpg
Sripo/Sts
TINJAU — Menpora Andi Mallarangeng didampingi Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan sejumlah kepala dinas, meninjau Venues Panjat Tebing Jakabaring Sport City Palembang, Rabu (24/8).
PALEMBANG, SRIPO — Menpora Andi Alfian Mallarangeng memastikan cabang panjat tebing SEA Games 2011 tetap akan digelar di Palembang, Sumatera Selatan, meskipun pengerjaan tempat pertandingannya baru mencapai 63 persen.



Andi menegaskan hal itu setelah meninjau langsung ke Komplek Olahraga Jakabaring (Jakabaring Sport City/JBC), Palembang, Rabu (24/8) sore, didampingi oleh Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Kepala PU Cipta Karya Sumsel Rizal Abdullah, dan Wakil Direktur II Inasoc H Muddai Madang.



“Panjat tebing tetap akan dipertandingkan di Palembang. Pemasangan rangka baja sudah selesai semua, dan tinggal dipasang panel-panel saja. Pengerjaan berikutnya tidak sulit lagi. Nanti pada akhir September semua pengerjaan ditargetkan telah selesai,” ujar Andi.



Menurut dia, adanya kabar pemindahaan pertandingan beberapa cabang olahraga di Palembang ke Jakarta, tidak perlu ditanggapi secara serius oleh Pemprov Sumsel.



“Tidaklah dipindah-pindahkan. Apalagi Sumsel sudah bekerja keras membangun suatu komplek olahraga yang begitu megah, seperti Jakabaring Sport City ini. Ini patut dicontoh oleh provinsi lain,” kata dia lagi.



Dengan demikian, Palembang, Sumatera Selatan, tetap akan menggelar 24 cabang olaraga (cabor). Tidak ada satu pun cabor yang akan dipindahkan ke Jakarta.

Pernyataan ini sekaligus mementahkan statemen Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Panjat Dinding Hendricus Mutter. Ia mengusulkan cabor ini dipindahkan ke Jakarta dengan alasan Palembang belum siap.



Ia pun optimistis beberapa venues SEA Games yang masih dikerjakan dapat selesai tepat waktu, meskipun ajang SEA Games tinggal 2,5 bulan lagi.

Venues itu di antaranya lapangan tembak, kolam renang indoor, stadion atletik, lapangan sepatu roda, ski air, arena bisbol dan sofbol, dan panjat tebing.

“Saya optimistis semua akan selesai, apalagi para pekerja rela tidak pulang ke kampung halamannya untuk merayakan Lebaran,” ujar dia.



Main Tenis

Andi tiba di JBC pukul 13.45. Ia disambut Gubernur Sumsel H Alex Noerdin. Andi melihat semua venues di komplek JBC tanpa ada yang terlewatkan. Termasuk Wisma Atlet. Saat di venue tenis, Andi Mallarangeng melakukan ujicoba. Ia beberapa kali memberikan servis dan menyambut bola yang dilemparkan kepala Dinas PU Cipta Karya Sumsel H Rizal Abdullah.



“Sayang saya berpakaian batik. Kalau pakaian kaos dan celana pendek, mungkin mainnya bisa lama. Lapangan tenis ini mantap dan bagus,” kata Andi, yang disambut Alex Noerdin dengan tersenyum.



Pertama di Indonesia

Pada keterangan persnya, Andi Mallarangeng memuji kelengkapan kawasan Jakabaring menjadi area sport city dan Sumsel menjadi model percontohan bagi 32 Provinsi di Indonesia.

Bahkan, walikota/bupati diimbau untuk menyediakan lahan dan secara bertahap membangun kawasan olahraga terpadu.



“Kita mengharapkan, provinsi lain di Indonesia mencontoh apa yang dilakukan Sumsel dengan komplek olahraga yang terpadu dalam satu kawasan sehingga menjadi Ruang Terbuka hijau yang baru. Jakarta belum ada, seperti di Jakabaring ini,” katanya.



Saat ditanya soal dana penyelengaraan SEA Games, Andi mengatakan sudah tidak masalah lagi karena saat ini sudah diusulkan di APBN Perubahan sebesar Rp 700 miliar. Selain, sumber dana juga ada berasal dari sponsor yang sudah banyak masuk dan dari penjualan tiket serta penjualan souvenir.

Di akhir penjelasannya, Andi berjanji akan kembali datang ke Palembang di September mendatang untuk memantau kesiapan venues dan menyaksikan beberapa cabor yang sedang ujicoba venues.

“Saya melihat, Sumsel sudah siap,” katanya.

(sin)


0 comments:

Post a Comment

top