Hadapi Asian Games dan SEA Games



Djoko: PBSI Sudah Siapkan Tim
* PBSI Konsentrasi Uber Piala Sudirman

JAMBI, KOMPAS.com — Ketua Umum Pengurus Besar Pesatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia atau PB PBSI Djoko Santoso menyatakan, cabang bulu tangkis sudah mempersiapkan atlet yang akan masuk Pelatnas Asian Games dan SEA Games guna mencapai target yang ditetapkan KONI Pusat.

Hal itu disampaikan Djoko Santoso yang juga Panglima TNI di Jambi, Sabtu (28/8/2010), seusai melantik Kepengurusan Pengprov PBSI Jambi masa bakti 2010-2014 yang diketuai H Bakri, yang juga anggota DPR-RI asal Jambi.

Dalam menghadapi dua pertandingan internasional tersebut, PBSI sudah menyiapkan timnya masing-masing dalam wadah pelatnas. Adapun untuk Asian Games, PB sudah mempersiapkan tim baik yang tergabung, baik dalam pelatnas maupun non-pelatnas, demikian juga untuk SEA Games.

"Nama-nama pemain yang masuk dalam pelatnas Asian dan SEA Games tersebut sudah dimasukkan ke pengurus KONI Pusat sesuai ketentuan yang diberlakukan oleh induk organisasi olahraga di Indonesia tersebut," ungkap Djoko Santoso.

Dengan persiapan tersebut, tim bulu tangkis "Merah-Putih" diharapkan akan diterjunkan ke Asian Games dan SEA Games dan bisa meraih target yang diinginkan.

Sebelumnya, PB hanya berani menargetkan satu medali emas pada pesta olahraga Asian Games 2010 di Guangzhou, China, November 2010.

Djoko mengatakan, target satu emas itu diharapkan bisa diraih dari nomor tunggal putra atau ganda campuran. Target itu realistis dengan kekuatan yang dimiliki tim Indonesia saat ini.

Target satu emas itu sama dengan yang dicapai pada Asian Games 2006 di Doha, Qatar. Saat itu, satu-satunya medali emas bulu tangkis dipersembahkan pemain terbaik Indonesia, Taufik Hidayat.

Merosotnya prestasi bulu tangkis Indonesia di berbagai kejuaraan, baik super series, maupun beregu, dalam beberapa tahun terakhir membuat PB PBSI tahu diri dan tidak berani mematok target terlalu muluk.

Hal itu terasa lebih karena pada Asian Games mendatang, atlet bulu tangkis Indonesia akan berhadapan dengan kekuatan utama dari tuan rumah China dan juga pesaingan lain dari Korea Selatan dan Malaysia.

Djoko juga mengemukakan, pebulu tangkis yang dikirim ke Asian Games merupakan kombinasi pemain pelatnas dan non-pelatnas yang berjumlah sekitar 20 orang. Mereka sudah memilih pemain-pemain terbaik dan yang punya potensi, kendati mereka saat ini berada di luar pelatnas.

0 comments:

Post a Comment

top