UKM Mulai Garap Souvenir SEA Games

Kadisperindag Sumsel H Eppy Mirza memastikan pembuatan suvenir SEA Games melibatkan UKM di Sumsel
Sriwijaya Post

PALEMBANG - Untuk menyukseskan pelaksanaan SEA Games 2010 ke-26 di Sumsel, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperidag) memulai merancang dan mendesain suvenir SEA Games sebagai cenderamata khas Sumsel. Agar even olaraga ini memberikan berkah ekonomi kepada masyarakat, maka Pemprov Sumsel melibatkan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) bukan kelompok usaha besar.

Kepala Disperindag Sumsel Drs H Eppy Mirza, kepada wartawan mengatakan, pihaknya telah menetapkan suvenir SEA Games 2011 di Sumsel terbuat dari bahan karet. "Sesuai dengan arahan menteri perdagangan, karena produk unggulan Sumsel adalah karet maka suvenir SEA Games nanti terbuat dari bahan karet,” katanya.

Namun untuk jenisnya, hingga saat ini masih belum dapat ditentukan karena pihaknya masih menunggu dan mencari format apa yang cocok untuk dibuat menjadi suvenir . ”Kita belum dapat menentukan nantinya akan berbentuk apa. Untuk itulah kita masih menunggu dan mencari ide baik itu dari masyarakat, budayawan serta siapa saja tentang usulan apa yang akan menjadi ikon SEA Games di Sumsel,” ujar Eppy.

Bisa jadi, nantinya suvenir tersebut berupa hewan terkenal yang ada di Sumsel seperti ikan belida, harimau serta lainnya. Namun yang jelas, tetap saja tidak akan melupakan unsur-unsur Sumatera Selatan. "Selain hewan, tetap akan kita buat suvenir jembatan Ampera dan hal-hal lainnya yang mengingatkan orang tersebut akan Sumsel,” katanya.

Bagaimana dengan pembuatannya? Menurut Eppy belajar dari pengalaman PON 2004 lalu, pihaknya tidak mau kecolongan lagi dengan masuknya barang-barang dari luar Sumsel. Karena itulah, suvenir ini nantinya akan melibatkan seluruh sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di Sumsel. Dengan harapan, warga Sumsel dapat menikmati meriahnya SEA Games dan turut mendapatkan keuntungan. "UKM akan dilibatkan dalam pembuatan souvenir. Tapi tetap saja proses finishingnya akan dilakukan di Singapura,” ungkapnya.

Benda-benda yang terbuat dari karet ini akan dibalut dengan tenunan songket yang merupakan kerajinan khas Palembang sehingga ciri khas Palembang (Sumsel) dengan tenun songketnya tetap melekat. Sedangkan untuk tenaga ahli dan terampil, Eppy menyakinkan akan ditangani oleh orang-orang ahli di bidangnya dan suvenirnya akan ditempatkan secara khusus. Sehingga orang yang ingin membeli oleh-oleh tidak perlu lagi mencari-cari. Pembeli cukup menuju suatu tempat dan tinggal memilih barang yang akan mereka beli.
Husin

0 comments:

Post a Comment

top