IOC Tawarkan Indonesia Jadi Tuan Rumah


JAKARTA, KOMPAS.com — Indonesia mendapat kesempatan berharga untuk menjadi tuan rumah Olimpiade Remaja (Youth Olimpic Games) 2018.


Hal tersebut tercetus langsung dari pernyataan Presiden IOC Jacques Rogge kepada Ketua KONI Pusat Indonesia Rita Subowo di sela-sela acara tatap muka di Istana Kepresidenan di Singapura.

Rogge menawarkan Indonesia untuk menjadi tuan rumah Oimpiade Remaja 2018 "Jika berminat silakan ajukan proposal pasti akan kami respons. Saya yakin negara Anda bisa," ungkap Rogge ketika berbincang dengan Ketua Umum KONI/KOI Rita Subowo.

Acara tatap muka di istana kepresidenan itu sendiri merupakan bagian dari kegiatan Olimpiade Remaja Pertama. Sebanyak 205 Presiden NOC masing-masing negara dan anggota IOC dijamu oleh Presiden Singapura SR Nathan.

Namun, Rita sedikit pesimistis jika hal itu dapat terwujud. Pasalnya, Olimpiade Remaja II tahun 2014 sudah diagendakan akan dilangsungkan di kawasan benua Asia di Nanjing, China. "Prediksi Saya tidak akan mungkin terjadi Olimpiade Remaja akan berlangsung tiga kali berturut-turut di kawasan Asia," Kata Rita Subowo kepada wartawan.

Meskipun demikian, Rita Subowo mengaku sangat menghargai tawaran yang diberikan oleh Presiden IOC Jacques Rogge tersebut. "Kami sangat menghargai tawaran yang diberikan langsung oleh Jacques Rogge," ungkap Rita.

Dalam kesempatan tersebut Rita Subowo menyatakan rasa salut dan bangga atas penyelenggaraan Olimpiade Remaja Pertama di Singapura ini. Meski tergolong sederhana, Singapura tergolong sukses mampu menghadirkan 205 negara yang ikut berpartisipasi di ajang olimpiade remaja pertama ini. "Infrastruktur mereka memang sudah lengkap, Pemerintah dan masyarakatnya pun ikut mendukung penuh penyelenggaraan ini," tutur Rita.

Sementara itu, Pimpinan Rombongan Indonesia, Ade Lukman, menyatakan, saat ini kontingen Indonesia sudah berada di perkampung atlet. "Semua anggota kontingen dan atlet yang berjumlah 54 orang dalam keadaas sehat," papar Ade

0 comments:

Post a Comment

top