Pemain Sumsel Minim Jam Terbang

SRIPO/HENDRA KUSUMA
Direktur Teknik dan SDM SFC Hendri Zainudin.
Sriwijaya Post - Senin, 16 Agustus 2010 16:34 WIB

PALEMBANG -Hanya dua dari dari enam pemain lokal Sumsel yang dinyatakan lulus seleksi selama dua pekan. Pelatih Ivan Kolev yang memimpin langsung seleksi menyatakan pemain asli Sumsel minim jam terbang.

"Memang cukup dilema, kita memang menginginkan pemain lokal Sumsel lebih banyak masuk dalam skuad utama SFC musim depan. Namun pelatih Ivan Kolev tidak dapat memasukkan mereka. Kolev menyebut para pemain Sumsel minim jam terbang," jelas Direktur Teknik dan SDM Sriwijaya FC Hendri Zainudin, Senin (16/8).

Dijelaskan Hendri, seleksi ini sendiri memakan biaya hingga Rp 80 juta. Sebab bukan hanya pemain lokal Sumsel saja yang mengikuti seleksi, tetapi ada beberapa pemain lokal luar Sumsel yang juga mengikuti seleksi.
Dari enam pemain lokal yang mengikuti seleksi, hanya M Alfan dan Jeky Arisandi yang layak masuk di skuad utama. Sementara sisanya tidak memenuhi persyaratan.

Secara terpisah Kolev memang sempat mengeluhkan kondisi pemain lokal Sumsel yang minim jam terbang karena minimnya kompetisi lokal Sumsel.

0 comments:

Post a Comment

top